Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemkab Pasuruan Siapkan Sekretariat dan Mobil MBG



PASURUAN, Pojok Kiri 
– Pemkab Pasuruan siapkan fasilitas pendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyediakan kantor sekretariat dan kendaraan operasional khusus di tingkat kabupaten. Langkah ini menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai daerah pertama yang menyediakan sarana tersebut untuk mendukung pengawasan dan koordinasi program MBG secara menyeluruh.
Fasilitas tersebut diserahkan seusai rapat koordinasi MBG yang digelar di Auditorium Mpu Sindok, Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (11/6/2026). 

Dalam kesempatan itu, satu unit mobil operasional Toyota Hilux berwarna putih bertuliskan Satgas MBG Kabupaten Pasuruan serta kunci kantor sekretariat diserahkan kepada pihak yang akan menjalankan fungsi koordinasi program.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyiapkan fasilitas tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional yang dijalankan melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Keberadaan kantor sekretariat dan kendaraan operasional diharapkan mampu memperkuat pengawasan serta mempercepat koordinasi antar pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh tersedianya dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tetapi juga membutuhkan sistem pengawasan yang efektif dan terintegrasi.
Menurutnya, fasilitas yang disediakan pemerintah daerah akan membantu pelaksanaan monitoring terhadap layanan yang diberikan oleh setiap dapur SPPG di Kabupaten Pasuruan.

“Kami menyiapkan kantor sekretariat BGN sekaligus mobil operasional untuk membantu pengawasan layanan di dapur-dapur SPPG,” kata Rusdi.

Ia menjelaskan bahwa kendaraan operasional tersebut akan digunakan untuk menunjang mobilitas tim pengawas dan Satgas MBG saat melakukan pemantauan di lapangan. Sementara kantor sekretariat akan menjadi pusat koordinasi antara pemerintah daerah, BGN, pengelola SPPG, dan berbagai mitra yang terlibat.

Rusdi berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan efektivitas pengawasan sehingga seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Harapannya, dengan fasilitas ini pengawasan bisa lebih lancar sehingga program berjalan sesuai koridor dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sinergi Seluruh Mitra dan SPPG
Selain menyiapkan sarana pendukung, Rusdi juga menekankan pentingnya sinergi antara seluruh pihak yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis. Ia meminta kepala SPPG, mitra penyedia layanan, serta unsur Satgas MBG terus membangun koordinasi yang baik demi memastikan program berjalan lancar dan tepat sasaran.

Menurutnya, MBG merupakan program yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas gizi anak-anak. Karena itu, seluruh pelaksana di lapangan harus menjalankan tugas sesuai pedoman yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.

“Kami berharap semua ketentuan dari BGN bisa dilaksanakan dengan baik. Ini program yang sangat baik untuk anak-anak kita,” tutur Rusdi.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas layanan dan ketepatan distribusi makanan bergizi kepada sasaran yang telah ditentukan.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Pasuruan, Aisha, mengungkapkan bahwa perkembangan pelaksanaan MBG di Kabupaten Pasuruan menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data hingga akhir Mei 2026, sebanyak 130 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi telah terdaftar di wilayah Kabupaten Pasuruan. Dari jumlah tersebut, 109 SPPG telah beroperasi dan melayani para penerima manfaat.

“Alhamdulillah berdasarkan data cut off Mei kemarin, ada 130 SPPG yang terdaftar dan 109 sudah operasional. Sisanya masih dalam tahap persiapan dan pemenuhan berbagai persyaratan,” jelas Aisha.

Data tersebut menunjukkan tingginya antusiasme berbagai pihak dalam mendukung program MBG. SPPG yang masih dalam tahap persiapan saat ini terus melengkapi persyaratan administrasi maupun teknis agar dapat segera beroperasi.

Dengan tersedianya kantor sekretariat dan kendaraan operasional khusus, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap pengawasan dan koordinasi Program Makan Bergizi Gratis semakin optimal. Langkah ini tidak hanya memperkuat pelaksanaan program di tingkat daerah, tetapi juga menjadi contoh dukungan konkret pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan gizi generasi muda Indonesia.(Syafi'i/Yus).