Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Usai Rapat Pembina, Gus Najib Laporkan Kondisi Yayasan Pancawahana Ke-kopertis IV Surabaya



Pasuruan, Pojok Kiri 
Usai Melakukan rapat Pembina, pada tanggal 18 februari 2026, pendiri Yayasan Pancawahana telah melayangkan surat penyampaian informasi tentang kondisi yayasan pancawahana Bangil, ke Kopertais Wilayah IV Surabaya selaku Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Jawa Timur. 

"Kita setelah rapat pembina , langsung pada tanggal 18 februari surat penyampaian informasi tentang kondisi yayasan pancawahana."ujar Gus Najib selaku ketua Pembina yayasan pancawahana, saat di temui awak media, kamis (16/4/2026), di restotan teko kecamatan Beji. 
Baca berita sebelumnya: 
https://www.pojokkiripasuruannews.com/2026/04/inilah-jawaban-pembina-fersi-yayasan.html

Ada 2 poin yang dilaporkan Gus Najib:
1. Melaporkan bahwa ada pengangkatan oleh yayasan yang sudah habis masanya.

2.Melaporkan bahwa ada pengangkatan dosen baru tanpa prosedural. 

Tidak hanya melaporkan ke Kopertis, dari Kubu Gus Najib juga meminta waktu pada jajaran pimpinan Kopertais IV untuk melakukan audiensi.

"Setelah satu Minggu, kita berangkat melakukan audiensi saya dan yayasan semuanya akan ngomong secara langsung kondisi yayasan."Ucap Gus Najib. 

Gus Najib juga melaporkan, apa yang sudah ia lakukan, mulai dari Pembaharuan statuta, pengangkatan PJ Rektor, juga Pengangkatan ketua yayasan, pagi 16 April 2026, "Kita laporkan. Semuanya, berkas-berkas sudah kita sampaikan berbentuk fisik (Riel), semuanya oleh Pak Samikuden selaku ketua yayasan yang sah, "tandasnya.

Baca Juga Berita Sebelumnya:
https://www.pojokkiripasuruannews.com/2026/04/notaris-retno-di-somasi-ketua-pcnu.html

Selanjutnya, dalam waktu dekat Gus Najib menginformasikan akan melakukan pengukuhan ketua yayasan, dan pengukuhan PJ Rektor. Dengan mengundang pengurus NU, BEM, semua pengurus yayasan, dan pembina, yang disaksikan kopertis, pengurus NU, dan semua elemen-elemen yang ada di pancawahana. Termasuk penasehat yayasan, semua pembina, dan selaku mahasiswa semua harus Hadir. Seandainya Kopertais itu tidak hadir, menurut Gus Najib,itupun tetap sah, tinggal melaporkan hasil pengukuhannya saja. 

"Seandainya Kopertais pun tidak datang, maka kita tetap mengukuhkan. saya sebagai pembina akan mengukuhkan ketua yayasan, dan ketua PJ rektor. "Jelasnya. 

Sebagai pembina, apa yang selama ini ia jalankan menurutnya sudah sesuai hukum, sudah berjalan diatas rel yang berlaku. Agar dalam penyusun jadwal yang akan datang, seperti PMB (penerimaan mahasiswa Baru) dan semuanya tidak ada masalah di kemudian hari. 

"Jadi kita akan berjalan sesuai hukum, sesuai rel yang berlaku. Disinilah bahwa saya sebagai pembina sudah berjalan diatas rel yang berlaku, yang besar dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tidak nabrak-nabrak aturan. "Tegasnya.(Syafi'i/Yus).