Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

RSUD BANGIL HADIRKAN "SI MASTER", MOBIL SKRINING TBC CANGGIH YANG SIAP KELILING SEKOLAH



PASURUAN Pojok kiri  RSUD Bangil kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir pelayanan kesehatan publik di Kabupaten Pasuruan. Memasuki tahun 2026, rumah sakit plat merah ini resmi memperkenalkan dua armada kesehatan terbaru, salah satunya adalah "Si Master" (Si Mobil Skrining Stop TBC Terintegrasi), Jumat (13/2/2026).

Inovasi ini merupakan pengejawantahan visi Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dan Wakil Bupati, Shobih Asrori, dalam memperpendek jarak antara fasilitas medis dengan masyarakat (jemput bola).

Mobil "Si Master" dirancang dengan konsep layanan ganda untuk memaksimalkan efektivitas deteksi dini dan kenyamanan pasien:

Layanan Internal (Mobilitas Inklusif): Berfungsi sebagai kendaraan shuttle di lingkungan RSUD Bangil untuk membantu pasien lansia dan penyandang disabilitas menjangkau poli layanan tanpa kendala fisik.

Layanan Eksternal (Deteksi Dini Mobile): Unit ini bukan sekadar kendaraan angkut, melainkan laboratorium berjalan yang dilengkapi dengan perangkat laboratorium canggih dan alat rontgen terintegrasi.

Bupati Rusdi Sutejo menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin bersikap pasif dalam menangani kasus Tuberkulosis (TBC). Dengan mobil ini, petugas medis akan mendatangi kantong-kantong populasi yang rentan.

"Masyarakat tidak perlu selalu datang ke RSUD Bangil untuk pemeriksaan TBC. Mobil ini akan berkeliling ke kecamatan-kecamatan dan sekolah-sekolah di seluruh wilayah Pasuruan. Kami ingin memastikan anak didik dan warga kita sehat melalui deteksi sejak dini," tegas Bupati Rusdi.

Meskipun armada sudah siap, Pemkab Pasuruan saat ini tengah melakukan percepatan proses perizinan teknis. Mengingat adanya radiasi dari peralatan rontgen di dalam mobil, izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menjadi syarat mutlak yang tidak boleh diabaikan.

"Keamanan pasien dan petugas adalah prioritas utama. Kami sedang menunggu izin Bapeten keluar. Segera setelah itu, mobil ini akan langsung meluncur melayani masyarakat luas," tambahnya.

Hadirnya "Si Master" diharapkan mampu menurunkan angka kasus TBC di Kabupaten Pasuruan secara signifikan melalui pemetaan dan penanganan yang lebih cepat dan terukur.(Hum/yus)