Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Kasat Reskrim Redam Konflik Antar Warga Dalam Momentum Family Gathering



PASURUAN Pojok Kiri Di bawah dinginnya suasana Cessa Black Cat Glamping, bara konflik yang sempat memanas antar warga di Kota Pasuruan akhirnya padam. Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, Haji Dhecky Tjahyono Try Yoga, menyaksikan langsung deklarasi perdamaian dua kubu warga yang sepakat untuk mengakhiri perselisihan, Minggu malam (15/2/2026).

Langkah luar biasa ini dikemas dalam suasana family gathering bersama jajaran Polres Pasuruan Kota, sebuah strategi persuasif untuk mencairkan ketegangan melalui pendekatan humanis.

Momentum ini menjadi titik balik bagi beberapa wilayah yang sebelumnya terlibat gesekan serius:

Ngemplak vs Kalirejo: Kedua kubu warga yang sempat bersitegang kini sepakat membuka lembaran baru. Persoalan sensitif terkait insiden pembakaran perahu yang sempat memicu amarah warga akhirnya menemui jalan tengah melalui musyawarah mufakat.

“Dengan adanya kesepakatan perdamaian ini, kami berharap ke depan tidak ada lagi konflik serupa. Semua pihak diharapkan bisa menahan diri dan selalu mengedepankan komunikasi sebelum bertindak,” tegas Haji Dhecky dalam suasana yang hangat.

Polres Pasuruan Kota sengaja memilih format acara keluarga untuk menghilangkan sekat antara petugas dengan masyarakat, serta antar warga yang berkonflik. Suasana kaku di meja penyidikan berganti dengan jabat tangan erat dan tawa di sela-sela kegiatan glamping.

Komitmen Masa Depan:
Prioritas Dialog: Kepolisian berkomitmen untuk terus memfasilitasi dialog warga agar potensi gesekan tidak membesar menjadi aksi fisik.

Kemanusiaan di Atas Hukum: Mengedepankan penyelesaian masalah secara kekeluargaan (restorative justice) tanpa mengabaikan aspek keamanan wilayah.

Acara ditutup dengan momen penuh haru saat tokoh masyarakat dari masing-masing kubu bersalaman dan berkomitmen menjaga stabilitas di wilayah masing-masing. Pihak kepolisian berharap perdamaian ini menjadi contoh bagi wilayah lain bahwa setiap persoalan, seberat apa pun, selalu memiliki jalan keluar melalui musyawarah.

"Keamanan adalah milik bersama. Mari kita jaga Pasuruan agar tetap kondusif, aman, dan nyaman untuk anak cucu kita nantinya," pungkas Haji Dhecky.(Khu/yus)