Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

7 Tahun LSM AGTIB: Tebar Kebaikan Jelang Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Pertegas Peran Kontrol Sosial



 PASURUAN, pojok kiri  menyambut bulan suci Ramadhan, Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Gerakan Transparansi Indonesia Bersatu (LSM AGTIB) merayakan hari jadinya yang ke-7 dengan cara yang menyentuh hati. Alih-alih menggelar pesta pora, lembaga ini memilih berbagi kebahagiaan dengan menyantuni puluhan anak yatim, piatu, dan dhuafa di Kantor AGTIB, Jalan Halmahera, Gadingrejo, Rabu (18/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi simbol syukur atas eksistensi AGTIB selama tujuh tahun dalam mengawal transparansi di wilayah Pasuruan.
Momentum ulang tahun ini semakin bermakna dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota LIRA Pasuruan, Izul Sulaiman, dan tokoh masyarakat Abah Sucipto. Dalam sambutannya, Izul memberikan apresiasi tinggi sekaligus pesan tajam bagi perjalanan AGTIB ke depan.

"Selamat dan sukses untuk 7 tahun LSM AGTIB. Pesan saya, jangan pernah lelah menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum dan pengawalan rakyat. Teruslah kritisi dan kawal program pemerintah yang sekiranya tidak produktif, demi kesejahteraan masyarakat luas," tegas Izul Sulaiman.
Ketua LSM AGTIB, Samsul Arifin, menyatakan bahwa usia tujuh tahun adalah titik pendewasaan organisasi. Ia menekankan bahwa kekuatan AGTIB terletak pada kolaborasi yang harmonis antara pengurus, donatur, dan kemitraan dengan instansi terkait.

Kegiatan santunan berbentuk paket bahan pokok dan uang tunai agar meringankan beban ekonomi warga kurang mampu menjelang ibadah puasa Ramadhan dan berharap menjadi agenda rutin yang skalanya terus meningkat setiap tahun.

"Alhamdulillah, kami kembali bisa berbagi sedikit rezeki. Terima kasih kepada para donatur. Bagi kami, menyambut Ramadhan dengan berbagi adalah cara terbaik untuk memperkuat niat dalam mengabdi kepada masyarakat," ungkap Samsul Arifin dengan nada haru.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai refleksi untuk tetap teguh pada visi transparansi. Ke depan, LSM AGTIB berkomitmen tidak hanya menjadi lembaga yang kritis secara kebijakan, tetapi juga menjadi lembaga yang memiliki kepekaan sosial tinggi terhadap dinamika di masyarakat bawah.

Tujuh tahun berdiri, AGTIB telah membuktikan bahwa kontrol sosial dan aksi kemanusiaan bisa berjalan beriringan untuk menciptakan tatanan masyarakat yang lebih adil dan transparan.(Khu/yus)