Pasuruan, Pojok Kiri
Kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 mulai berjalan di awal tahun 2026.
Termasuk di Kecamatan Pandaan, dengan tema penguatan pertumbuhan ekonomi dan investasi dengan dukungan kolaborasi vertikal dan horizontal, Rabu (28/01/26) bertempat di Aula lantai 2 kecamatan Pandaan.
Forum musrenbangcam tersebut bertujuan untuk membahas usulan dari desa di tingkat kecamatan. Diharapkan, program tersebut bisa menghasilkan program yang jelas dan bermanfaat.
Musrenbang tingkat kecamatan ini merupakan ruang krusial bagi bertemunya unsur pemerintah dan aspirasi masyarakat. Tujuannya adalah menyelaraskan program kerja agar benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga di tingkat akar rumput. Forum ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari komisi 1 dan 4 yakni dr.Kasiman dan Andri Wahyudi sebagai pemateri kegiatan. Camat Pandaan, Timbul Wijoyo, SE. MM., Kapolsek Kompol Slamet Priyatno, Tim pemantau Musrenbang dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kades dan Lurah beserta perangkat sekecamatan Pandaan, kepala KUA, toko masyarakat dan
juga para undangan.
Dalam sambutannya Camat Pandaan, Timbul Wijoyo menyampaikan, sebelum Musrenbang ini dilaksanakan, dirinya sudah melaksanakan pra Musrenbangcam dengan mengajukan beberapa
usulan-usulan, baik usulan dari desa maupun usulan dari lembaga.
"Hari ini kita melaksanakan Musrenbangcam dalam rangka penyusunan Rencana Kerja
Daerah (RKPD) Kabupaten Pasuruan tahun 2027. Beberapa usulan sudah diajukan dalam pra Musrenbangcam kemarin. Sebanyak 300 usulan yang masuk, 123 usulan dari desa dan 177 usulan dari lembaga," Terangnya.
Hal itu, menurut Timbul, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pasuruan, “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi dengan Dukungan Kolaborasi Vertikal dan horizontal”.
"Adapun prioritas kecamatan Pandaan melalui kolaborasi vertikal yakni pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan untuk menuju objek wisata, revitalisasi pasar dan fasilitas publik, RTHP destinasi wisata edukasi, dukungan perijinan usaha dan investasi,
program pelatihan UMKM dan petani,penguatan BUMDES serta penguatan KDMP
(Koperasi Desa Merah Putih)," jelasnya.
Selain kolaborasi vertikal, Timbul menyampaikan bahwa prioritas kecamatan Pandaan juga melalui kolaborasi
horizontal, yakni, bidang kebersihan dan sampah, pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan UMKM serta kesehatan.
Timbul menambahkan, ada 289 usulan yang sudah masuk dan disetujui oleh kecamatan, " Tinggal bola ini kita lemparkan ke OPD, di akomudir atau tidak, kita tidak tau,"ucapnya.
"Kalau saya mending ada uang berapa untuk kecamatan Pandaan, tinggal saya komunikasikan dengan AKD, siapa yang prioritas, dan mana yang tudak. Percuma kalau itu hanya usulan."tambahnya.
Timbul berharap pemerintah daerah mengakomodir usulan dari desa-desa se-kecamatan Pandaan, "jangan hanya jadi pembahasan saja, karena musrembang itu menelan anggaran yang ngak kecil, percuma kalau hanya sebagai pembicaraan saja, kalau usulan itu tidak diakumudir, "tandasnya.
Pada kesempatan tersebut anggota DPRD Kabupaten
Pasuruan yang merupakan para pemateri dalam kegiatan ini menjelaskan teknis penyusunan Rencana Kerja Daerah (RKPD) Kabupaten Pasuruan tahun anggaran 2027.
Dijelaskan bahwasannya anggaran APBD yang di terima Pemkab Pasuruan menurun di banding dengan tahun sebelumnya, dari 4 triliun menjadi 3 triliun. Imbasnya, tidak semua usulan-usulan program dari desa maupun lembaga, bisal
terealisasi, karena anggaran pemkab Pasuruan terbatas.(Syafii/Yus)
