Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bawaslu mulai telusuri Pertemuan Caleg DPR RI dengan PGRI



Pasuruan, pojok kiri

Langkah tegas yang di lakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan untuk mengungkap dugaan keterlibatan ASN dalam politik terus menggelinding ,pihaknya sedang mendalami pertemuan Caleg DPR RI Irsyad Yusuf yang juga mantan Bupati Pasuruan dua periode dengan organisasi guru, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Untuk di ketahui,pertemuan itu dilakukan akhir tahun kemarin di sebuah rumah makan di kawasan Purwosari. Informasi yang diterima, pertemuan ini dihadiri oleh mantan Bupati Pasuruan dua periode yang juga sebagai Caleg DPR RI dari PKB dapil Jatim II.

Dimana dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengurus PGRI hadir, termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pasuruan dan sejumlah Kepala Sekolah SD dan SMP se - Kabupaten Pasuruan.

Terpisah,Ketua Bawaslu Kabupaten Arie Yoenianto yang di temui di kantor Bawaslu, saat ini, pihaknya sedang melakukan kajian dan menelusuri informasi ,dan juga klarifikasi sebagai bahan pemeriksaan lebih lanjut.“kemungkinan besar pertemuan Caleg DPR RI dengan PGRI ini juga berkaitan dengan pertemuan caleg yang sama seperti pertemuan bersama HIMPAUDI dan IGTKI “jelasnya

Mantan ketua PWI ini menambahkan, jika fokus utama Bawaslu adalah menindak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga kuat untuk terlibat dalam suksesi Pemilu 2024.“ saat ini proses pengembangan. Kami melihat banyak guru yang berstatus ASN dan menjadi bagian dalam organisasi profesi yang di duga ikut hadir dalam pertemuan dengan Caleg DPR RI,” jelasnya.

Sejauh mana keterlibatan ASN dalam mendukung caleg tersebut untuk suksesi pemilu 2024, Arie mengaku masih perlu melakukan pemeriksaan mendalam. Yang jelas, kata dia, ASN dilarang terlibat dalam politik praktis.

“Yang kami lihat bukan PGRInya, tapi sejumlah Kepala Sekolah SD dan SMP yang juga ikut hadir, termasuk sejumlah guru - guru baik itu yang tergabung dalam HIMPAUDI ataupun IGTKI,” tegasnya.

Dalam hasil pengembangan ,bisa di simpulkan ada dua kegiatan pertemuan Caleg DPR RI bersama dengan organisasi guru. Apakah ini disengaja atau tidak disengaja, perlu pendalaman yang teliti Bawaslu.

Terpisah ketua PGRI Kabupaten Pasuruan Musti,in belum bisa di konfirmasi saat hubungi melalui pesan singkat ,yang bersangkutan tidak membalas.(h/yus)