Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

GP Ansor dan Satkoryon Banser Gempol Gelar Bina Fisik Per Erat Hubungan Dengan Pemdes



Pasuruan, Pojok Kiri
– Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Kecamatan Gempol menggelar Bina Fisik dan Pembinaan BANSER  di Pawon Langit Dusun Jurang Pelen 1 Desa Bulusari Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, Minggu ( 25/9/2022 ). 

Panitia pelaksana  mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari perwakilan Pimpinan Ranting  pengurus Gerakan Pemuda Ansor tingkat Desa, ada 15 desa di kecamatan Gempol. 

Hal senada disampaikan oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) pengurus Gerakan Pemuda Ansor kecamatan Gempol, Subhan menyebutkan, kegiatan ini bertujuan salahsatunya untuk mempererat dengan pemerintahan desa, untuk malam hari kegiatan di isi dengan Rijalul Ansor,  Ini penting untuk penguatan Akidah Ahlussunnah Waljamaah An-Nahdliyah, dan untuk pagi hari berangkat jam 6 pagi dengan materi fisik. " Ungkapnya.

Meski kiprah Barisan Ansor Serbaguna (Banser) hadir di hampir semua lini, tak sedikit dari masyarakat yang belum mengenal nama-nama, tugas dan fungsi beberapa santuan khusus yang dimiliki organisasi semiotonom Gerakan Pemuda Ansor ini.

Banser disebut sebagai organisasi yang bersifat keagamaan, kemanusiaan, sosial kemasyarakatan, dan bela negara. Untuk melaksanakan itu, Banser telah memiliki beberapa satuan khusus, di antaranya Densus 99 Asmaul Husna, Banser Tanggap Bencana (Bagana), Banser Relawan Kebakaran (Balakar), Banser Relawan Lalulintas (Balantas), Banser Kesehatan (Banser Husada), Banser Maritim (Baritim), dan Banser Protokoler.


" Kader Ansor harus menjadi motor penggerak di tempat masing-masing, di tingkat desa harus bisa kerjasama dan pererat hubungannya dengan desa, karena secara legal standing organisasi kita sudah resmi dan diakui pemerintah, biar ada kesinambungan apabila pemerintah desa membutuhkan pengamanan saat ada kegiatan keagamaan, bisa menggunakan BANSER, "Ucap Subhan.

“Selain itu pemuda Ansor mesti menjadi pemberi solusi dalam berbagai masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Subhan juga mengajak semua Pimpinan Ranting saat melakukan bina fisik secara bergantian dari desa ke desa setiap satu bulan sekali, memohon untuk mencari tempat yang itu Aikon desa, supaya dalam kegiatan itu bisa membantu sebagai media promosi desa.

“Tugas Banser tentu adalah menjaga serta mengawal kyai-kyai dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya.

Alhamdulillah kegiatan Bina Fisik berjalan lancar karena disiapkan beberapa waktu sebelumnya baik itu persiapan teknis maupun non-teknis.

“Halangan dan hambatan dalam kegiatan, kami anggap sebagai pemanis perjuangan dalam berorgansiasi di Gerakan Pemuda Ansor ini,” ucapnya Eko kepada wartawan Pojok Kiri. (Fii/Yus).