Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Sejumlah Tempat Hiburan Malam Nekat Buka di Bulan Ramadhan

Wakil Ketua Dewan Komisi A Surabaya : Bila Diberi Teguran Tetap Melanggar, Cabut Izinnya
Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Camelia Habibah.

Surabaya, Pojok Kiri 
Beberapa tempat usaha Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU) atau populer disebut tempat hiburan malam di Kota Surabaya ditemukan masih tetap nekat buka di bulan Ramadhan.

Informasi yang dihimpun Pojok Kiri, Sabtu (2/4/2022) malam, tempat hiburan malam yang nekat buka itu berlokasi di daerah Manukan, Tegalsari dan Ngaglik.

Kasatpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto kepada Pojok Kiri, Minggu (3/4/2022) membenarkan masih terdapat beberapa tempat hiburan malam yang ditemukan buka atau operasional.

“Kita sudah tertibkan. Kami segera mengirim surat teguran khusus kepada pemilik tempat hiburan malam tersebut,” ujarnya.


Kasatpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto (Foto : Ist)


Eddy, panggilan karibnya, menerangkan pihaknya sudah mengetahui siasat dari pemilik tempat hiburan malam itu yang  beralibi menggunakan izin restoran agar mereka tetap bisa buka.
Menurut Eddy, memang pada beberapa tempat hiburan malam itu terdapat izin operasional untuk diskotik, bar dan restoran. Namun, izin operasional tersebut kata Eddy menjadi satu, sehingga wajib tutup pada bulan Ramadhan. 
“Kami meminta agar tempat hiburan malam tutup selama bulan Ramadhan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Camelia Habibah meminta Satpol PP sebagai penegak peraturan harus tegas terkait pelarangan RHU di bulan Ramadhan.

“Jangan hanya tegas penertiban PKL (Pedagang Kaki Lima),” sindirnya, Minggu (3/4/2022).
Disinggung mengenai sanksi apa yang paling tepat bagi tempat hiburan malam apabila terbukti tetap buka di bulan Ramadhan, wakil rakyat asal PKB ini mengatakan jika sudah diberi teguran tetap melanggar, Pemkot Surabaya harus cabut izin operasional dan izin hiburan yang dikeluarkan Dinas Pariwisata.

“Karena kalau tidak ditindak tegas, akan banyak oknum Pemkot Surabaya yang bermain mata dengan pemilik RHU,” pesannya menutup perbincangan. (Yud)