PASURUAN,pojok kiri Momentum Idulfitri 1447 Hijriah menjadi sejarah baru bagi kondusivitas wilayah Pasuruan Raya. Dandim 0819/Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menggelar agenda bertajuk "Ngopi Bareng Dandim" yang menghadirkan sedikitnya 70 Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Pasuruan Raya di Markas Kodim 0819, Kamis (02/04/2026).
Acara yang dikemas dalam suasana halalbihalal santai ini bertujuan menyamakan persepsi kolektif demi pembangunan Pasuruan yang lebih progresif dan berpihak pada rakyat kecil.
Dalam bincang akrab tersebut, Letkol Inf Boga Bramiko berbagi pengalamannya bertugas mulai dari batalyon tempur hingga satuan elit Paspampres. Pengalaman tersebut ia transformasikan dalam gaya kepemimpinan teritorial yang solutif selama sembilan bulan menjabat sebagai Dandim.
Menariknya, di tengah efisiensi anggaran pemerintah daerah, Letkol Boga berhasil merealisasikan sejumlah proyek strategis melalui penggalangan dana mandiri dan kemitraan, antara lain:
Akses Mobilitas: Pembangunan jembatan di pelosok Desa Lumbang.
Krisis Air Bersih: Program sumur bor di desa-desa rawan kekeringan.
Humanisme Pendidikan: Aksi pemberian sepatu bagi pelajar kurang mampu yang bersekolah tanpa alas kaki, dan lain sebagainya.
“Saya sering turun ke desa dan mendengar keluhan warga. Mengingat kondisi efisiensi anggaran saat ini, saya berusaha berbuat semampunya. Apapun kegiatannya, jika itu untuk rakyat, mari kita bahu-membahu. Saya mohon dukungan rekan-rekan lembaga sebagai mitra strategis,” ujar Letkol Inf Boga Bramiko.
Dandim menegaskan bahwa pertemuan lintas elemen ini adalah yang pertama kali dilakukan dalam skala besar di Pasuruan. Ia menekankan bahwa kritik, saran, dan pengawasan dari LSM di berbagai bidang (Ideologi, Politik, Sosial, Budaya, hingga Hankam) adalah asupan penting bagi perbaikan daerah.
"Kalau kita bersatu, seluruh elemen masyarakat, TNI-Polri, pemerintah, hingga rekan-rekan LSM, saya yakin Pasuruan pasti maju. Tapi jika kita mempertahankan ego masing-masing, itu bukan solusi, melainkan kehancuran," tegasnya.
Para pimpinan LSM yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan Dandim 0819. Diskusi dua arah yang berlangsung hangat tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk mengawal program-program sosial Kodim yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.
Acara ditutup dengan kesepakatan untuk mengintensifkan komunikasi dan diskusi rutin guna mencari solusi atas berbagai problematika yang dihadapi masyarakat di lapangan.(Khu/yus)
