Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Awas !!!!!, Pasar Wisata Religi Masjid Cheng Hoo Pandaan Jadi Ajang Tipu Tipu Oknum Penjual Durian





Pasuruan, Pojok Kiri
Sebuah postingan video yang mengungkapkan kekecewaan wisata beli Durian di komplek Pasar Wisata Religi Masjit Cheng Hoo Pandaan, Kabupaten Pasuruan Jum'at (11/2/2022), viral di media sosial Grup WhatsApp Info Seputar Gempol.

Postingan Video yang di unggah oleh Suyet di Grup WhatsApp Info Seputar Gempol, tampak Ibu Cantik menyebut bahwa selesai Rekreasi ke Selecta Batu Malang, pulangnya mampir ke Pasar Lawang dan di lanjut ke Pasar Wisata Religi Masjit Cheng Hoo Pandaan, untuk belanja oleh oleh, mendapatkan penawaran harga Durian dari oknum pedagang seharga Rp.50ribu dapat 3 , langsung di bayar.

Maksut hati ingin merasakan kenikmatan Durian yang di beli selesai rekreasi dengan keluarga, ternyata begitu di bukak, 3 durian itu satu masih mentah, dua tidak ada isinya, tampak jelas si Ibu Cantik itu melepas tali durian, begitu di kelupas hanya kulit durian saja. Dengan nada kecewa si Ibu Cantik mengumpat, " Jualan itu yang jujur yaaa, ini fakta bukan setingan. "Umpatnya.






Meskipun belum lama ini juga ada korban tertipu oknum penjual durian di komplek Pasar Wisata Religi Masjit Cheng Hoo Pandaan, wisatawan asal Madura membeli sejumlah durian seharga Rp 200 ribu yang ramai di unggah akun Facebook Grup Seputar Pandaan.

Dari postingan itu, korban bermaksud menyantap durian itu bersama keluarganya di rumah. Namun saat dibuka, durian yang dibandrol tiga buah seharga Rp 100 ribu itu kondisinya busuk dan ada yang mentah.

Postingan itu mendapat respon beragam dari warganet. Bahkan salah satu di antaranya mengatakan bahwa aksi curang tersebut sering dilakukan oleh oknum pedagang durian yang tidak bertanggungjawab.




" Kejadian itu menunjukkan adanya pedagang yang tidak jujur, bahkan komplek Pasar Wisata Religi Masjit Cheng Hoo Pandaan itu di jadikan ajang tipu - tipu. Harusnya stakeholder, paguyuban pedagang, satpol PP, Kepolisian, Disperindag, Dinas Pariwisata, segera melakukan tindakan tegas, segera ungkap kasus kasus seperti itu, Karena membawa citra Kabupaten Pasuruan, apa lagi tempat itu adalah tempat wisata Religi. Kalau tidak ada tindakan dari penegak hukum dan dinas terkait itu menunjukkan ada pembiyaran, saya saja sebagai warga Gempol sangat malu. " Pungkas Hadi Ketua Grup Info Seputar Gempol.(Fii)