Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemkab Pasuruan Berkontribusi Dalam Rakorwil Dan High Level Meeting. Untuk Memastikan Kebutuahan Bahan Pokok



Pasuruan, Pojok Kiri.
Memastikan pasokan bahan kebutuhan pokok selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1442 H tersedia di pasaran, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Timur menggelar High Level Meeting dan Rapat Koordinasi Wilayah. Diikuti oleh seluruh Bupati atau Walikota se-Jawa Timur, forum koordinasi yang dilakukan secara virtual tersebut dinpimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa.

Mewakili pimpinan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Sekretaris Daerah Anang Syaiful Wijaya didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Diano Vela Very. Berikut Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, Diana Lukita Rahayu. Dilaksanakan di Command Center Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Selasa (27/4/2021), kegiatan juga dihadiri oleh pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Seperti Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga Dinas Perikanan.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan hal yang sangat penting, mengingat saat ini sudah mendekati Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Tujuannya untuk melakukan evaluasi,
Pengawasan dan pengendalian dari berbagai macam sektor terutama sektor bahan pokok. Dalam hal ini, Gubernur meminta kepada Bupati atau Walikota TIPD agar memastikan pasokan agar tetap tersedia. Termasuk menjaga stabilisasi harga dan kualitas produk di pasaran.
“Saya meminta kepada Bupati atau Walikota untuk memastikan pasokan tetap tersedia, stabilisasi harga dan juga kualitas harus terjaga”, pintanya.

Masih dalam momen yang sama, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan MoU business to business antara pelaku usaha di Jawa timur dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta Pemerintah Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Dari kesepakatan tersebut semakin menegaskan bahwa Jawa Timur mampu menjadi lumbung pangan serta sentra produksi berskala nasional. Terbukti, meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, namun pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur tetap mengalami peningkatan.

“Dengan adanya kerjasama antar daerah ini diharapkan dapat mendukung pemulihan ekonomi serta stabilitas inflasi yang tidak hanya di Jawa Timur, namun juga dengan daerah lainnya di Indonesia”, pungkasnya. (Ony).