Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pavingisasi Jalan Carat Disambut Warga,



Pasuruan, Pojok Kiri 
Pavingisasi Disambut Warga
Pavingisasi Jalan di Jalan Raya Balai Desa Carat, Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dikerjakan pada Jumat (3/7/2026), mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Kehadiran infrastruktur tersebut dinilai mampu meningkatkan kelancaran mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan setempat. Meski demikian, sebagian warga juga menyampaikan catatan karena pembangunan belum tersambung hingga perbatasan Desa Bulusari.

Kondisi jalan yang sebelumnya dinilai kurang nyaman akan berubah menjadi lebih rapi dan mudah dilalui kendaraan. Warga berharap perbaikan infrastruktur jalan terus berlanjut agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Kepala Desa Carat, Fatoni, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang telah merealisasikan pembangunan pavingisasi di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur kepada masyarakat.
"Terima kasih atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Semoga pembangunan jalan ini nyambung sampai perbatasan Desa Bulusari. Semoga jalan ini bermanfaat untuk masyarakat Desa Carat dan masyarakat sekitarnya," ujar Fatoni.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Desa Carat, Gatot, juga menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jalan tersebut. Ia menilai kondisi jalan yang lebih baik akan memberikan dampak langsung terhadap keselamatan pengguna jalan serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.

"Saya ucapkan terima kasih dan syukur atas respons cepat Mas Bupati, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam merealisasikan infrastruktur ini," kata Gatot.

Menurutnya, jalan yang telah dipaving kini terlihat lebih rapi, tidak lagi becek saat hujan, berpotensi mengurangi risiko kecelakaan, serta mendukung kelancaran distribusi dan aktivitas perekonomian warga.

Di sisi lain, tidak semua warga merasa puas terhadap hasil pembangunan tersebut. Nasikin, warga Dusun Carat, mempertanyakan alasan masih adanya sekitar 90 meter ruas jalan yang katanya tidak bisa di paving, hingga batas Desa Bulusari, karena terbatasnya anggaran.

"Ada apa dengan pembangunan pavingisasi ini. Saya sampaikan terima kasih juga atas pembangunan ini, namun kenapa tidak dituntaskan nyambung Bulusari, disisakan 90 meter, ada apa?" ujarnya.

Nasikin mengaku telah menunggu sekitar tiga tahun sejak usulan pembangunan diajukan hingga akhirnya direalisasikan. Karena itu, ia berharap pemerintah dapat segera menuntaskan sisa pekerjaan agar jalan tidak terkesan terputus.

"Saya itu nunggu tiga tahun baru direalisasi. Masa hanya 90 meter saja harus nunggu lagi, sampai kapan? Memalukan," ucapnya.

Harapan tersebut mencerminkan keinginan sebagian masyarakat agar pembangunan infrastruktur dilakukan secara menyeluruh sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh pengguna jalan. Di sisi lain, apresiasi dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan pavingisasi telah membawa perubahan positif bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi warga. Penyelesaian sisa ruas jalan menjadi harapan bersama agar konektivitas Jalan Raya Balai Desa Carat hingga perbatasan Desa Bulusari dapat terwujud secara utuh.(Syafi'i/yus).