Pasuruan, Pojok Kiri
Respons Cepat ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Bina Konstruksi dengan melakukan perbaikan ruas Jalan Talon yang berada di perbatasan Desa Legok dan Desa Winong, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (16/7/2026).
Langkah tersebut dilakukan tidak lama setelah masyarakat menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Perbaikan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang diteruskan Kepala Desa Legok, Nursalam, kepada Dinas PU Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan.
Tim teknis langsung turun ke lokasi untuk menangani titik kerusakan agar arus lalu lintas kembali aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kerusakan Jalan Dikeluhkan Warga
Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi paving di ruas Jalan Talon desa Legok yang ambrol akibat sering dilalui kendaraan bertonase berat. Beban kendaraan yang melebihi kemampuan konstruksi jalan diduga menyebabkan lapisan fondasi atau tanah dasar mengalami pergeseran, sehingga susunan paving ikut turun dan rusak.
Kerusakan tersebut membuat permukaan jalan menjadi tidak rata dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor. Warga khawatir kondisi itu dapat memicu kecelakaan apabila tidak segera ditangani.
Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Kepala Desa Legok, Nursalam, melakukan inspeksi langsung ke lokasi. Dari hasil pengecekan lapangan, ia menilai kerusakan perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah karena menyangkut keselamatan pengguna jalan.
Laporan Langsung Ditindaklanjuti
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Nursalam kemudian menyampaikan laporan resmi kepada Dinas PU Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan.
Respons pemerintah daerah pun datang dalam waktu singkat.
Pada Kamis pagi (16/7/2026), petugas Dinas PU langsung melakukan pekerjaan perbaikan di lokasi. Penanganan dilakukan dengan memperbaiki bagian yang mengalami penurunan menggunakan aspal hotmix pada titik yang diperlukan sebagai penguatan konstruksi.
Selain itu, petugas juga menyusun kembali paving yang ambrol dengan pola saling mengunci agar daya ikat antarblok paving lebih kuat dan mampu mengurangi risiko pergeseran apabila kembali menerima beban kendaraan.
Langkah teknis tersebut diharapkan dapat meningkatkan stabilitas konstruksi jalan sekaligus memperpanjang usia layanan ruas jalan kabupaten tersebut.
Atas respons cepat tersebut, Kepala Desa Legok, Nursalam, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan, khususnya Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, yang dinilai sigap menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Menurutnya, kecepatan penanganan menjadi bukti bahwa laporan masyarakat mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
"Baru kemarin saya sampaikan aduan masyarakat pada Pemkab Pasuruan, tadi pagi langsung dibenahi. Terima kasih Bapakku, Pemimpinku, Bapak Rusdi Sutejo," ujar Nursalam.
Perbaikan Jalan Talon menjadi contoh pentingnya komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur.
Respons yang cepat tidak hanya mengembalikan fungsi jalan sebagai akses transportasi masyarakat, tetapi juga meningkatkan rasa aman bagi para pengguna jalan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah dalam menangani kebutuhan dasar masyarakat secara tepat waktu.(Syafi'i/yus).
