PASURUAN, Pojok Kiri
– Mahasiswa KKN Universitas Wijaya Putra (UWP) melakukan kunjungan dan pendampingan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan mahasiswa selama masa Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendatangi langsung rumah-rumah pelaku usaha untuk melakukan observasi, diskusi, dan pendampingan terkait pengembangan usaha. Fokus utama kegiatan mencakup peningkatan kualitas produksi, penguatan kemasan produk, branding, labeling, hingga strategi pemasaran yang lebih efektif.
Kunjungan ini melibatkan Ketua KUB Desa Randupitu, pendamping UMKM, para pelaku usaha, serta mahasiswa KKN Universitas Wijaya Putra. Melalui interaksi langsung di lapangan, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi usaha yang dijalankan masyarakat sekaligus tantangan yang mereka hadapi dalam mengembangkan bisnis.
Selama kunjungan berlangsung, mahasiswa KKN meninjau berbagai proses produksi yang dilakukan pelaku UMKM. Mereka berdiskusi mengenai pengolahan produk, pengendalian kualitas, serta peluang inovasi yang dapat meningkatkan nilai jual produk lokal.
Selain aspek produksi, mahasiswa juga memberikan masukan terkait pengemasan produk agar lebih menarik dan memiliki identitas yang kuat di pasaran. Kemasan yang baik dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran produk UMKM.
Tidak hanya itu, mahasiswa turut membahas pentingnya branding dan labeling sebagai bagian dari strategi membangun citra produk. Langkah tersebut dinilai penting agar produk UMKM Desa Randupitu mampu bersaing di tengah semakin ketatnya persaingan pasar.
Para pelaku usaha juga menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi, terutama terkait pemasaran dan perluasan jaringan konsumen. Diskusi berlangsung interaktif sehingga mahasiswa dapat memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing usaha.
Ketua KUB Desa Randupitu menyambut positif kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Universitas Wijaya Putra. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan perspektif baru bagi pelaku usaha dalam mengembangkan produk dan meningkatkan daya saing usaha mereka.
Ia menilai masukan mengenai inovasi produk, desain kemasan, hingga pemanfaatan pemasaran digital menjadi kebutuhan penting bagi UMKM saat ini. Dengan dukungan tersebut, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Sementara itu, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan ini merupakan bentuk implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Melalui pendampingan langsung, mahasiswa tidak hanya belajar memahami kondisi riil masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi desa.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM Desa Randupitu untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan berbagai peluang pemasaran yang tersedia. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, KUB, pendamping UMKM, dan masyarakat menjadi langkah strategis dalam membangun sektor usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Dengan sinergi yang terus terjalin, UMKM Desa Randupitu berpeluang tumbuh menjadi usaha yang lebih kompetitif, mampu menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat desa di masa mendatang.(Syafi'i/yus)
