Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Ketua DPRD Hadiri Purnawiyata Miftakhul Huda Gempol



Pasuruan, Pojok Kiri 
– Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan menghadiri acara tasyakuran purnawiyata siswa MI, MTs, dan SMK Miftakhul Huda Gempol Tahun Ajaran 2025–2026 yang digelar di area sekolah Miftakhul Huda, Desa Jerukpurut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Satu Langkah Selesai, Seribu Langkah Menanti” tersebut berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan dihadiri para siswa, wali murid, guru, serta jajaran yayasan.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, hadir langsung untuk memberikan motivasi kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang masing-masing. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Miftakhul Huda atas kontribusinya dalam mencetak generasi yang berprestasi dan berkarakter. Menurut Samsul, momen purnawiyata bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal dari langkah yang lebih panjang. 

Ia mengingatkan para lulusan agar terus melanjutkan pendidikan maupun mengembangkan keterampilan sesuai jenjang yang akan ditempuh berikutnya.
“Ini adalah awal perjalanan. Dari MI ke MTs, dari MTs ke SMK, dan setelah SMK bisa melanjutkan kuliah atau langsung bekerja sesuai cita-cita masing-masing,” ujar Samsul.

Dalam kesempatan tersebut, Samsul menilai prestasi yang diraih siswa-siswi Miftakhul Huda menunjukkan kualitas pendidikan yang baik. Menurutnya, sekolah tidak hanya berhasil mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu membangun karakter religius yang kuat.

Ia juga berpesan kepada para orang tua agar mempertimbangkan pendidikan yang dekat dengan lingkungan keluarga dan pengawasan yang memadai. Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini memberikan tantangan besar bagi orang tua dalam mengawasi anak-anak.

“Ngawasi anak sekarang ini berat. Pengaruh teknologi sangat kuat. Di Miftakhul Huda ini sekolah dekat dengan masjid dan salat berjamaah terus dilakukan. Ini menjadi nilai tambah dalam pembentukan karakter anak,” katanya.

Samsul menambahkan bahwa keberhasilan para siswa dalam berbagai kompetisi menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang diterapkan oleh sekolah tersebut.

Kepala MI Miftakhul Huda, Likanatus Sholikha, dalam sambutannya mengajak para lulusan untuk terus semangat belajar dan mengejar cita-cita. Ia menegaskan bahwa perjalanan pendidikan para siswa masih panjang sehingga mereka harus tetap menjaga semangat dan disiplin.

Menurutnya, siswa-siswi Miftakhul Huda telah banyak menorehkan prestasi mulai tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Perjalanan kalian masih panjang. Teruslah belajar dan tunjukkan bahwa lulusan MI Miftakhul Huda mampu menjadi anak-anak yang berprestasi,” ujar Likanatus.

Ia berharap para lulusan dapat menjaga nama baik almamater dan terus berkontribusi positif di lingkungan masyarakat maupun jenjang pendidikan berikutnya.

Perwakilan Yayasan Miftakhul Huda Gempol, Ahmad Tolip, menyampaikan bahwa pada tahun ajaran 2025–2026 lembaga tersebut meluluskan 19 siswa MI, 60 siswa MTs, dan 48 siswa SMK. Ia bersyukur seluruh rangkaian kegiatan purnawiyata berjalan lancar berkat kerja sama panitia dan dukungan seluruh pihak.

Ahmad Tolip juga menjelaskan sejarah perkembangan lembaga pendidikan Miftakhul Huda. MI berdiri pada tahun 1983, disusul MTs pada tahun 1992, sedangkan SMK mulai beroperasi pada tahun 2016.

Ia menyebutkan bahwa lembaga tersebut terus berkembang dan berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Dari sisi akademik maupun keagamaan, siswa-siswi Miftakhul Huda berhasil meraih berbagai prestasi, termasuk pada lomba cerdas cermat NIPAS, IPA, dan Aswaja tingkat Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan.
Selain itu, siswa SMK juga berhasil meraih juara pertama lomba konten kreator tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Yudharta Pasuruan.

“Yang penting anak-anak itu bisa bermanfaat bagi masyarakat dan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Ahmad Tolip.

Ia juga mengungkapkan adanya gagasan untuk merintis pendidikan tinggi di bawah naungan lembaga tersebut melalui pengembangan jaringan pendidikan berbasis Nahdlatul Ulama di masa mendatang.

Keberhasilan Miftakhul Huda Gempol dalam mencetak lulusan berprestasi sekaligus berkarakter religius menunjukkan peran penting lembaga pendidikan berbasis keagamaan dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman. Semangat para lulusan yang diwisuda tahun ini diharapkan menjadi bekal untuk menapaki “seribu langkah” berikutnya menuju masa depan yang lebih baik.(Syafi'i/Yus).