PASURUAN, Pojok kiri Lautan jamaah memadati peringatan haul Mbah Mancong di Desa Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Diperkirakan lebih dari 2.000 jamaah hadir dalam acara religius yang berlangsung khidmat dan penuh keberkahan tersebut.
Haul ini dihadiri sejumlah tokoh agama dan pejabat daerah, di antaranya KH Nukman Majid dari Lecari, Gus Rofik putra KH Arif, Gus Iqbal, Wakil Wali Kota Pasuruan H. Nawawi, Camat Panggungrejo Iman Hidayat, serta Lurah Trajeng Irfan.
Kehadiran ribuan jamaah menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat terhadap para ulama dan tradisi haul yang terus hidup di tengah masyarakat Pasuruan.
Dalam tausiyahnya, KH Nukman Majid menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya dekat dengan orang-orang saleh. Menurut beliau, keberkahan hidup tidak hanya diperoleh dari ilmu, tetapi juga dari lingkungan dan guru yang baik.
“Kalau ingin hati selamat dan hidup penuh keberkahan, dekatlah dengan orang-orang saleh. Karena orang saleh itu menjadi jalan turunnya rahmat Allah,” tegas KH Nukman di hadapan ribuan jamaah.
Rabu (27/5/2026)
Suasana semakin hangat ketika Wakil Wali Kota Pasuruan H. Nawawi memberikan sambutan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pasuruan dalam menjalankan berbagai program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Kota Pasuruan terus bergerak menjalankan program pembangunan, baik infrastruktur, pelayanan masyarakat, maupun peningkatan kesejahteraan warga,” ujar H. Nawawi.
Haul Mbah Mancong tahun ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga ajang mempererat ukhuwah antara ulama, umara, dan masyarakat. Ribuan jamaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Tradisi haul seperti ini dinilai menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan dan penghormatan kepada para ulama masih sangat kuat di Kota Pasuruan.(Tri/yus)
