Pasuruan, Pojok Kiri
Bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa yang mengajarkan arti kebersamaan dan kepedulian. Selain menjadi bulan penuh ampunan dan keberkahan, Ramadan juga menghadirkan kesempatan besar untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.
Dalam suasana spiritual yang mendalam, kita di ajak merasakan indahnya berbagi, sebuah nilai luhur yang menjadi ruh dari ajaran Islam. Seperti yang saat ini di lakukan Pemerintah desa Ngerong kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu, (14/4/2026) di balaidesa pendopo balaidesa.
Kegiatan tersebut bertemakan "Indahnya Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan untuk Memperkuat Ukhuwah Islamiyah" dengan tujuan mempererat tali persaudaraan antar umat Islam serta, memberikan kebahagiaan kepada 126 anak-anak yatim piatu dari 10 dusun se-wilayah Desa Ngerong.
Pada Kesempatan tersebut kepala desa Ngerong, Jemik Sadiman menyampaikan, "semoga dengan berbagi, kita dapat meraih keberkahan, kebahagiaan, dan ampunan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala."Tuturnya.
Pak Kades juga menunjukkan bahwa ia memahami secara langsung perasaan, kesulitan, dan perjuangan yang dialami anak-anak tersebut. Di hadapan 126 anak yatim-piatu pak kades bercerita bahwa ia pernah berada di posisi yang sama, Pak Kades juga memberikan bukti nyata bahwa latar belakang sebagai anak yatim-piatu bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan dan posisi yang tinggi.
"Saya masih kecil sudah jadi anak yatim, untuk itu adek-adek ku, semangatlah untuk sekolah, jangan putus asa, yang tegar, dan bersungguh-sungguh dalam mengejar masa depan, supaya bisa jadi seperti saya, jadi polisi, tentara, jadi dokter, atau jadi pejabat. Doa saya semoga semua yang Hadir ini di berikan derajat yang tinggi oleh Allah SWT, "Ucapnya.
Lebih lanjut, Jemik Sadiman juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menumbuhkan semangat berbagi serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menginspirasi banyak pihak untuk turut berbagi, dan bisa di adopsi di dusun-dusun, karena dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat memperkuat nilai gotong royong serta membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbuhnya.
Masih ditempat yang sama Camat Gempol, Hadi Mulyono mengungkapkan kalau dirinya juga berangkat dari anak yatim, " saya 4 tahun sudah jadi anak yatim, maka untuk adik-adik yang semangat, bukan berarti anak yatim tidak bisa jadi camat. Saya do'akan semoga semua anak-anak yatim yang hadir pada hari ini bisa menjadi anak-anak yang sukses, "amin.
Setelah rangkaian acara santunan selesai, ardhan magrib berkumandang, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Dari berbagi makanan berbuka puasa hingga memberikan sedekah kepada anak yatim-piatu, setiap kebaikan yang dilakukan membawa kebahagiaan tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi pemberi.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut." Hadis ini menegaskan bahwa berbagi bukan hanya memberi manfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pemberi. Pahala yang dijanjikan begitu besar tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa.(Syafi'i/yus).
