Pasuruan, Pojok Kiri
Polda Jatim menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui inisiatif budidaya
jagung. Meskipun menghadapi keterbatasan lahan, institusi kepolisian ini berhasil memanfaatkan area yang ada untuk
penanaman jagung, menandai peran aktif dalam menjaga ketahanan pangan.
Upaya ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dipimpin oleh Kepolisian Negara Republik
Indonesia (Polri) untuk memperkuat sektor pertanian.
Kegiatan tanam raya jagung serentak Kuartal I kali ini diselenggarakan di berbagai wilayah, termasuk pada hari ini, Sabtu (7/3/2026) Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M. Si. , didampingi Wakapolda Jawa Timur, AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., MH., Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., Bupati Pasuruan H. Mochamad Rusdi Sutejo, S.M., dan Wali kota Pasuruan Adi Wibowo, S.T.P., M.Si.. memimpin langsung kegiatan penanaman jagung. Kegiatan tersebut di gelar di lahan tanah kas desa Tampung kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan seluas 3 hektar. Kegiatan ini, termasuk panen dan tanam raya di berbagai wilayah seperti Sidoarjo dan Banyuwangi
Penanaman jagung ini juga diikuti oleh para pejabat utama Polda Jatim, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten/Kota Pasuruan, ketua DPRD kabupaten dan kota Pasuruan, Ketua pengadilan negeri Bangil dan negeri Pasuruan, Kejari kab. Dann kota Pasuruan, Dandim 0819 Pasuruan, Pimpinan Cabang Bulog Malang, Kepala Dinas tanaman Pangan dan Peternakan kab. dan kota Pasuruan, serta tamu undangan yang lain.
Acara ini menjadi simbol
kontribusi Polri dalam mengoptimalkan potensi lahan untuk produksi pangan. Inisiatif
ini tidak hanya berfokus pada jagung, tetapi juga tanaman lain yang mendukung ekosistem rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan penanaman jagung serentak ini di laksanakan secara nasional dan disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting bersama Kapolri yang memimpin penanaman jagung secara
serentak yang melibatkan 36 Polda di seluruh Indonesia.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara langsung memimpin kegiatan serupa
yang dipusatkan di Polda Sumatera Selatan. Hal ini menegaskan keseriusan Polri dalam menuntaskan target swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pada tahun 2025, Polri berhasil menanam jagung seluas 661 ribu hektare dari target nasional 1 juta hektare. Angka ini menunjukkan progres yang signifikan dalam
upaya mencapai kemandirian pangan. Dukungan Polri tidak hanya sebatas penanaman, tetapi juga mencakup pengawasan dan fasilitasi agar program berjalan lancar dan efisien.
Target dan Strategi Peningkatan Produksi Jagung Pada Kuartal I tahun ini, target penanaman
jagung secara nasional mencapai lebih dari 100 ribu hektare. Angka ini merupakan langkah awal yang ambisius untuk tahun berjalan, menunjukkan keseriusan pemerintah dan Polri dalam mengejar target swasembada. Dengan dukungan yang terkoordinasi, diharapkan target ini dapat tercapai bahkan terlampaui.
Untuk memenuhi kekurangan target satu juta hektare pada tahun 2025, Polri akan terus berupaya pada tahun 2026. Jika target tersebut tercapai, potensi produksi jagung
nasional diperkirakan bisa mencapai bahkan melampaui 4 juta ton. Pencapaian ini akan memiliki dampak besar terhadap stabilitas
harga pangan dan kesejahteraan petani.
Polri juga menggandeng berbagai pihak untuk memperluas lahan tanam, termasuk perusahaan perkebunan, PTPN, Kementerian
Kehutanan melalui program hutan sosial, serta sektor swasta. Kolaborasi ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi lahan yang tersedia. Selain itu, Polri bekerja sama dengan Bank Himbara untuk memberikan akses
Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani, serta dukungan permodalan melalui koperasi Polri untuk membantu kebutuhanbibit, pupuk, hingga alat dan mesin pertanian.
Upaya tersebut diharapkan mampu
meningkatkan produksi jagung nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global. (Syafi'i/Yus).
