Pasuruan, Pojok Kiri
Belum genap 20 hari rampung,
Proyek aspal hotmix ruas jalan Wonosunyo sepanjang 4,85 km yang di tangani oleh CV Mustika Karya dengan nilai anggaran Rp 3,029 miliar , sudah mulai mengelupas.
Dari pantauan media di lokasi kondisi lapisan aspal terlihat retak dan pecah-pecah sampai mengelupas, dan agregat batu tidak menyatu sempurna.
Dugaan awal mengarah pada proses pengaspalan yang tidak sesuai standar teknis, ada kesan kejar target mengesampingkan kondisi alam.
Aspal diduga diaplikasikan dalam kondisi dingin sehingga proses bonding antara aspal dan batu kerikil tidak maksimal.
Kondisi ini menyebabkan lapisan hotmix mudah terkelupas. Padahal Proyek itu sendiri baru diselesaikan pada akhir Desember tahun 2025 lalu.
“Belum genap satu bulan Mas, sudah kayak begitu, kami selaku warga terima kasih jalan Wonosunyo jadi mulus, tapi tolong kerusakan ini segera di atasi, "Ujar warga yang sedang kumpul di warung kopi, Senin (12/1/2026) pada awak media Pojok kiri.
Hal yang sama juga disampaikan sekdes Wonosunyo, bahwasannya kerusakan di pertigaan arah balai desa Wonosunyo tersebut sudah beberapa hari ini, warga berharap segara ada perbaikan karena bisa membahayakan pengguna jalan, apalagi Medan jalan naik-turun.(Syafi'i/Yus).
