Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Taman Bungkul Semarak Lagi 

Masyarakat dan Pelaku Usaha Sambut Gembira
Masyarakat umum mulai tanggal 10 April 2022 sudah dapat berkunjung ke Taman Bungkul setelah sebelumnya ditutup karena pandemi COVID-19 (Foto : Yudha)

Surabaya, Pojok Kiri 
Salah satu ikon Kota Surabaya Taman Bungkul dibuka kembali, Minggu (10/4/2022) ditandai dengan digelarnya Car Free Day mulai pukul 15.00-18.00 WIB setelah sebelumnya selama pandemi COVID-19 ditutup untuk umum.

Pengamatan Pojok Kiri, pengunjung yang datang ke kegiatan Car Free Day di Taman Bungkul terlihat ramai. Mereka  diperbolehkan masuk ke Taman Bungkul.

Penerapan protokol kesehatan (prokes) juga dilakukan oleh Satgas COVID-19 Kota Surabaya. Setiap pengunjung yang hendak masuk ke Taman Bungkul diwajibkan scand barcode aplikasi PeduliLindungi dan memakai masker.

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pemkot Surabaya dan Pedagang Kaki Lima (PKL) juga dapat berjualan di luar area Taman Bungkul pada tempat yang telah ditentukan. 

UMKM dan PKL disediakan tempat berjualan di sekitaran Taman Bungkul selama kegiatan Car Free Day (Foto :Yudha)

Dibukanya kembali Taman Bungkul disambut gembira oleh masyarakat dan pelaku usaha yang selama ini mengais rezeki disana.

Solihin (45), warga Surabaya yang bertempat tinggal di daerah Ketintang merasa senang dan berharap Taman Bungkul tidak ditutup lagi. 
“Taman Bungkul bagi saya dan keluarga merupakan tempat hiburan dan rekreasi yang sehat sekaligus murah,” ujarnya yang mengajak serta istri dan kedua anaknya.

Sementara itu, Rozik, PKL pakaian dan sepatu yang kesehariannya berdagang di sekitaran Taman Bungkul mengucapkan terima kasih kepada Walikota Surabaya.

“Alhamdulilah untuk awal Car Free Day dagangan saya mulai ramai lagi. Waktu Taman Bungkul ditutup, pendapatan saya merosot, dan beralih ke jualan secara online,” ungkapnya.

Peningkatan pendapatan pasca dibukanya Taman Bungkul juga dirasakan oleh Mahfud, pemilik stand warung kopi di area belakang Taman Bungkul.

“Alhamdulilah hari ini lumayan ramai mas,” katanya sumringah kepada Pojok Kiri.
Namun sayangnya, dibukanya Taman Bungkul dan kegiatan Car Free Day kali ini menjadi ajang para juru parkir (jukir) liar di beberapa titik sekitaran Taman Bungkul untuk mengeruk keuntungan pribadi. 

Para jukir liar tanpa karcis ini mematok tarif parkir Rp 5 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp 10 ribu bagi kendaraan roda empat. (Yud)