Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Lonjakan Volume Lebaran Tahun ini, Jalan Kabupaten Pasuruan tak Menjamin Keselamatan Pengguna Jalan




Pasuruan- Pojok Kiri
Banyak jalan penghubung desa atau jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan  yang dilewati kendaraan kendaraan bermotor rusak berat lubang-lubang yang cukup besar ada di mana mana. Aspal aspal mulai rusak karena tidak dirawat. Hujan dan banjir menambah rusaknya jalan. Beban yang diangkut truk yang melebihi tonase ikut mempercepat rusaknya jalan.

Saat memasuki bulan Ramadhan umat Islam menunaikan ibadah puasa, beberapa lama kemudian lalu lalang umat Islam sibuk mempersiapkan datangnya Hari Raya Idul Fitri, terutama yang ingin pulang kampung dalam menyambut lebaran. Mudik lebaran selalu menjadi perhatian semua pihak pihak, bagi yang mempunyai kendaraan akan membawah ke bengkel untuk memastikan kesiapan kendaraannya untuk mudik lebaran.

Namun disisi lain dari hasil pantauan wartawan Pojok Kiri, Rabo (13/04/2022) jalanan kabupaten wilayah kecamatan Gempol sepertinya tidak mendukung atas keselamatan pengguna jalan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang akan melalui jalan tersebut, karena beberapa ruas jalan kabupaten di wilayah Gempol sudah tidak layak, perlu segera dilakukan perawatan. 

Pasalnya banyak kejadian warga Selama ini terjatuh lantaran roda kendaraan mereka terperosok di kubangan jalan dengan diamter antara 30 sampai 40 cm meter. Bila tak kunjung di benahi akan membahayakan warga , beberapa ruas jalan seperti  Karangbangkal, Gununggangsir, Carat, Bulusari, ruas Randupitu,  Kepulungan, Wonosunyo dan banyak lagi yang lain.

Dinas PU Bina Marga yang mempunyai kewenangan sampai saat ini belum ada tanda - tanda untuk melakukan perawatan jalan kelas dua tersebut padahal dalam beberapa hari lagi sudah memasuki  lebaran.

Penggiat lingkungan Indarto dari Gempol menyikapi jalan kabupaten  yang rusak parah dan tidak layak tersebut menurutnya, " Yang namanya perawatan jalan itu kan, kerjaan rutinitas tiap tahun dari dinas PU, kenapa lambat !!!, Tidak seperti di Sidoarjo. "Ujarnya.

Keterangan yang sama di sampaikan oleh pegiat LSM GMBI Hadisuar ,dirinya berharap kerusakan jalan seharusnya segera di benahi oleh Dinas PU Bina Marga karena sarana  jalan yang layak merupakan dasar masyarakat yang wajib di penuhi oleh Pemerintah. (FII)