Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Kasus Covid-19 Menyusut, BOR RSUD Bangil Longgar



Pasuruan, pojok kiri
Kasus Covid-19 melandai. Hal inipun membuat tingkat hunian kamar untuk pasien korona di RSUD Bangil menyusut.

Tidak sampai separo kamar yang disediakan untuk pasien Covid-19 terisi. Humas RSUD Bangil, M. Hayat mengungkapkan, Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Bangil untuk pasien Covid-19 memang mengalami penurunan. Sudah beberapa hari terkahir kondisi itu terjadi.

Hal tersebut tak lepas dari melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Sebelumnya, Tingkat hunian BOR di RSUD Bangil mencapai kisaran 80 persen. 

Kondisi itu terjadi saat Februari 2022 lalu. Namun belakangan berangsur membaik.  "Rata-rata dikisaran 20 persen yang terisi. Meski masih ada, tapi jauh lebih menurun dari sebelumnya,” terang dia.

Hayat menguraikan, ada setidaknya 204 unit kamar yang disiapkan untuk perawtan pasien Covid-19. Baik untuk dewasa ataupun anak-anak. Jumlah itu, termasuk pula layanan intensif dan perwatan di IGD.

Dari jumlah itu, sebelumnya 80 persen terisi. Namun sekarang, hanya kisaran 20 persen. Atau hanya sekitar 40 kamar. Hal inipun, berpengaruh terhadap pemanfaatan ruangan tersebut. Karena, ruang yang sebelumnya untuk pasien Covid-19, dialihkan.

Selanjutnya, dipakai untuk pasien umum. Setelah dilakukan sterilisasi. “Kami lakukan sterilisasi ruangan. Baru digunakan untuk ruang umum. Sebagian juga kami alihkan sementara untuk perawatan pasien umum,” timpalnya.(yus)