Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Dispendik Terus Evaluasi PTM




Pasuruan, pojok kiri
Sebulan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dijalankan lembaga pendidikan di Kabupaten Pasuruan. Selama itupula, Dispendik Kabupaten Pasuruan menemukan beberap hal yang perlu dievaluasi.

Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan, Ninuk Ida Suryani menuturkan, penerapan PTM terbatas dijalankan sejak Agustus kemarin. Hal itu setelah Kabupaten Pasuruan masuk PPKM level tiga.

Selama itupula, pemantauan kegiatan PTM terus dilakukan. Hasilnya, diakui masih perlu ada yang perlu dievaluasi. “Kami melakukan monitoring ke lembaga-lembaga. Selama sebulan penerapan PTM terbatas, memang masih perlu yang dievaluasi,” ungkapnya.

Salah satunya, berkaitan dengan kedisiplinan siswa dalam penggunaan masker. Khususnya, ketika saat berangkat sekolah. Ataupun perjalanan pulang. Karena, cenderung ditemukan, siswa-siswa yang tak memakai maskernya.

Padahal, keberadaan masker itu penting. Untuk menghindari pelajar dari paparan Covid-19. “Penggunaan masker ini, menjadi salah satu yang perlu dievaluasi ketika siswa berangkat ataupun pulang sekolah,” bebernya.

Selain itu, juga berkaitan dengan kerumununan. Kerumunan ini bisa terbentuk, ketika jam pulang sekolah. “Ketika pulang, siswa cenderung berebut keluar sekolah. Ini yang akhirnya membuat protokol kesehatan, dengan menjaga jarak tidak bisa dilakukan,” imbuhnya.

Meski begitu, secara umum, sebenarnya sarana dan prasarana yang disiapkan sekolah dalam hal protokol kesehatan sudah memadai. Jarak antar bangku, hingga penyediaan tempat cuci tangan dan yang lain, sudah dipenuhi. “Memang tidak semuanya mulus. Dan hal itu perlu dievaluasi secara kontinyu,” pungkasnya.(Yus)