Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

E-Pak Ladi Di Desa Semakin Berikan Kemudahan Masyarakat Dalam Mengakses Layanan Administrasi Kependudukan




Pasuruan, Pojok Kiri.
Seluruh Pemerintah Desa dan Kecamatan harus terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masing-masing jajarannya, sehingga memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan layanan administrasi kependudukan yang saat ini semakin menjangkau ke beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan. Himbauan tersebut diserukan oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf merespon keberadaan Kios e-Pak Ladi di Desa yang diluncurkan di beberapa Kecamatan.

Kehadirannya sebagai bagian dari inovasi sekaligus upaya dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memberikan pelayanan publik terbaik untuk masyarakat. Fokusnya kepada layanan dokumen administrasi kependudukan langsung jadi.
“Inovasi ini kan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Saya berharap masyarakat bisa mengakses layanan kependudukan dengan mudah dan cepat. Sehingga inovasi elektronik layanan administrasi kependudukan langsung, jadi kita mulai untuk pencetakan KTP-nya di Kecamatan atau di Desa”, jelas Kepala Daerah.  

Maka dari itu, Bupati meminta kepada seluruh jajaran aparatur Pemerintahan Desa dan Kecamatan agar terus meningkatkan kinerjanya. Terlebih saat ini sudah ada 145 Desa yang siap mengoperasionalkan layanan Kios e-Pak Ladi di masing-masing diwilayahnya.  

“Kalau kemarin kan cetaknya dokumen seperti KK, KTP, surat pindah dan lainnya masih di Dispendukcapil. Sehingga ini lebih cepat lagi karena itu harus kita evaluasi terus berkaitan dengan kapasitas SDM-nya. Mohon juga dukungannya Pak Dandim dan Pak Kapolres untuk menyukseskan program Kios e-Pak Ladi agar lebih maksimal lagi dalam memberikan pelayanannya untuk masyarakat”, pintanya.

Sementara itu, Gus Irsyad sapaan akrab orang nomor wahid di Kabupaten Pasuruan tersebut menekankan tentang pentingnya sinergi dan kerjasama antar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan sebagai penyelenggara layanan Kios e-Pak Ladi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Terutama yang berkaitan dengan penyediaan koneksi internet.

“Selain peningkatan kapasitas SDM, jaringan internetnya juga harus sinergi dengan OPD terkait yang intinya output-nya sama dalam peningkatan layanan publik. Support dari OPD lain sangat penting. Kita berharap segera direspon oleh Pemdes, kita dorong untuk bisa menindaklanjuti Kios e-Pak Ladi di tingkat Desa”, jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada tanggal 12 Mei 2021, Bupati Pasuruan meresmikan Kios e-Pak Ladi Desa di Pendopo Kecamatan Tosari. Total ada 8 Desa yang mengoperasikannya, yakni Desa Baledono, Kandangan, Mororejo, Ngadiwono, Podokoyo, Sedaeng, Tosari dan Wonokitri.

“Dengan adanya launching di Tosari, ini bagian dari konektivitas infrastruktur yang ada. Kalau e-Pak Ladi sudah berjalan, data-data penerima jaminan sosial ada, dari dinsos juga ada maka penerima bantuan juga ada. Nanti akan kita komparasikan sehingga jadi Pasuruan Satu Data. Jadi akan kita cari berapa jumlah orang miskin di Kabupaten Pasuruan akan ketahuan dari alamatnya. Sehingga program-program Pemkab Pasuruan tepat sasaran”, pungkasnya.

Gus Irsyad menambahkan bahwa hal penting lainnya yang juga harus diperhatikan dalam sebuah gerakan inovasi pelayanan publik adalah dibutuhkan sosialisasi yang massif. Sehingga benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara menyeluruh. (Ony).