PASURUAN PojokKiri.com – Suasana duka menyelimuti Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Tiga anak-anak dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Welang, Jalan Gatot Subroto, pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat peristiwa nahas ini, satu orang anak dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Gadingrejo, Kompol Wargo Sukwandi, S.H., melalui laporan resminya mengungkapkan bahwa insiden bermula ketika korban bersama rekan-rekannya datang ke Sungai Welang untuk berenang.
Berdasarkan data identitas yang dihimpun, ketiga anak tersebut merupakan:
Muhammad Al Fahri Putra Syarifudin (7), warga Dusun Karangasem, Kelurahan Karangketug (dilaporkan meninggal dunia).
Muhammad El Fahmi Putra Syarifudin (7), saudara kembar Al Fahri, warga Dusun Karangasem (sempat dirawat di RS Medika Sehat Karangketug).
Dalam kronologi laporan, korban yang ditemukan terakhir dan meninggal dunia di rumah sakit adalah Muhammad El Fahmi.
Afrizal Dimas Ibrahim (8), warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Karangketug (selamat dan telah diperbolehkan pulang dari RS Medika).
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar. Pada pukul 17.10 WIB, petugas piket Polsek Gadingrejo menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya tiga anak yang tenggelam di Sungai Welang.
Petugas piket yang langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) mendapati bahwa dua anak, Afrizal dan satu anak lainnya telah lebih dulu ditemukan warga dalam kondisi selamat. Sementara itu, satu anak lainnya, Muhammad El Fahmi, masih dalam proses pencarian.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan yang tiba di lokasi pada pukul 18.00 WIB langsung menerjunkan tim penyelamat untuk melakukan pencarian. Sekitar pukul 18.30 WIB, korban Muhammad El Fahmi akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Korban langsung dilarikan ke RS Medika untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Dari hasil pendalaman di lapangan, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa insiden maut ini dipicu oleh ketidakmampuan korban dalam berenang serta minimnya pengawasan dari orang tua saat anak-anak bermain di area aliran sungai yang berbahaya.
Petugas gabungan dari Piket SPKT, Reskrim, dan Unit IK Polsek Gadingrejo telah mendatangi TKP, meminta keterangan dari para saksi di lokasi (bernama Saiful dan Efendi), serta membuat laporan resmi kepada pimpinan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh orang tua di Kota Pasuruan agar senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama saat bermain di sekitar aliran sungai atau tempat-tempat umum berisiko tinggi guna mencegah terulangnya tragedi serupa. (Chu/Yus)
