Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

TRAGEDI SUNGAI WELANG! Tiga Anak Tenggelam, Satu Meregang Nyawa Polsek Gadingrejo dan BPBD Bergerak Cepat



Pasuruan, Pojok Kiri – Tragedi memilukan terjadi di Sungai Welang, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Kamis (5/11/2026) sore. Tiga anak dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya. Nahas, satu korban ditemukan meninggal dunia, sementara dua anak lainnya berhasil diselamatkan.

Peristiwa tersebut sontak mengundang kepanikan warga. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga anak awalnya datang ke Sungai Welang untuk berenang. Namun, aktivitas yang semula menjadi permainan itu berubah menjadi tragedi setelah mereka terseret dan tenggelam di aliran sungai.(6/11/2026)
Mendapat laporan masyarakat sekitar pukul 17.10 WIB, petugas piket Polsek Gadingrejo langsung bergerak menuju lokasi kejadian sekaligus berkoordinasi dengan BPBD Kota Pasuruan untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

Setibanya di lokasi, petugas memperoleh informasi bahwa dua anak telah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, yakni Afrizal Dimas Ibrahim dan satu anak lainnya. Sementara satu korban masih dalam pencarian.

Sekitar pukul 18.00 WIB, petugas BPBD Kota Pasuruan tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pencarian bersama petugas kepolisian serta masyarakat.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.30 WIB, korban bernama MFP inisial berhasil ditemukan. Namun, nahas, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD).

Korban kemudian dievakuasi ke RS Medika Kota Pasuruan dan dinyatakan meninggal dunia.

Respons cepat Polsek Gadingrejo dalam menindaklanjuti laporan masyarakat patut diapresiasi. Koordinasi dengan BPBD hingga proses pencarian korban menunjukkan pentingnya kecepatan penanganan dalam situasi darurat.

Namun, tragedi ini juga menjadi peringatan serius bagi para orang tua agar tidak lengah mengawasi aktivitas anak-anak, terutama ketika bermain atau berenang di sungai.

Sungai bukan tempat bermain yang aman bagi anak-anak. Arus yang berubah, kedalaman yang tidak terduga, serta kondisi dasar sungai yang sulit diperkirakan dapat mengancam keselamatan kapan saja.

Satu nyawa yang melayang menjadi duka mendalam sekaligus alarm bagi semua pihak. Jangan sampai kelengahan dan minimnya pengawasan kembali memakan korban.(Tri/yus)