PASURUAN, PojokKiri.com — Keakraban mewarnai pertemuan antara Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arief Ardiansyah Prasetya, S.I.K., S.H., M.H., dengan sejumlah awak media di Cafe TD, sebrang jalan depan Mapolres Pasuruan Kota, Rabu (2/9/2026) siang.
Menariknya, Kapolres berjalan kaki sendirian dari markas menuju lokasi tanpa didampingi pengawalan. Sikap bersahaja dan humanis tersebut mendapat apresiasi hangat dari para jurnalis yang hadir sebelumnya ditemui Humas, Aipda Junaidi dan team. Suasana yang semula formal pun bergeser menjadi diskusi santai yang penuh kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres secara terbuka memberikan ruang bagi insan pers untuk menyampaikan masukan, kritik, maupun keluhan terkait pelayanan kepolisian di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Menjawab pertanyaan wartawan mengenai fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), AKBP Arief memaparkan program inovasi unggulannya bertajuk PATROLI PASKOT S.A.E. (Sigap, Amanah, Empati).
Program tersebut berfokus pada peningkatkan frekuensi patroli mobil dinas Backbone dari malam hingga dini hari menggunakan rotator biru yang menyala di seluruh area rawan. Konsep utamanya adalah menghadirkan sosok polisi sebelum gangguan kamtibmas terjadi, mendeteksi potensi kerawanan sejak dini, serta mendekati masyarakat secara humanis.
Adapun tiga pilar utama prinsip S.A.E. meliputi, SIGAP: Cepat melihat, menilai, bertindak, dan merespons potensi gangguan di lapangan. AMANAH: Bertugas secara profesional, disiplin, akuntabel, dan penuh rasa tanggung jawab. EMPATI: Mengedepankan pendekatan persuasif, santun, humanis, serta memahami kondisi masyarakat.
Selain mengoptimalkan patroli malam di kawasan pertokoan, jalanan rawan balap liar, dan titik kerumunan warga, Polres Pasuruan Kota juga menyiapkan langkah preventif yang mendalam. Guna mempersempit ruang gerak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan menekan peredaran kendaraan bodong, kepolisian akan mendata seluruh bengkel kendaraan yang beroperasi di wilayah Kota Pasuruan.
Melalui sinergi antara unit Samapta, Lantas, URC Reskrim, hingga Polsek jajaran, Kapolres berharap inovasi ini dapat menciptakan situasi wilayah yang kondusif.
"Polisi hadir sebelum gangguan terjadi, masyarakat merasa aman sebelum meminta pertolongan, dan potensi gangguan dapat dicegah sebelum berkembang," pungkasnya. (Saichu/Yus)
