Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Terobos Lampu Merah di Perempatan Kodim Pasuruan, Becak Wisata Dihantam Motor hingga Korban Terpental



KOTA PASURUAN, pojok kiri Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Kota Pasuruan. Diduga akibat nekat menerobos lampu merah di perempatan Kodim 0819/Pasuruan, sebuah becak wisata religi peziarah dihantam oleh sepeda motor. Benturan keras tersebut menyebabkan pengayuh becak, penumpang, serta pengendara motor terpental ke jalan raya, Rabu (3/6/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan warga di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika becak wisata yang dikayuh oleh seorang lelaki tua melaju dari salah satu arah. Sesampainya di perempatan Kodim, ia nekat menerobos lampu pengatur lalu lintas yang saat itu sedang menyala merah.
Pada saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh dua orang wanita melintas dari arah lain. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kedua belah pihak tidak sempat menghindar, sehingga tabrakan keras pun tak terhindarkan sekitar pukul 22.30 WIB.

Detail Dampak dan Korban Kecelakaan:
Korban Terkapar: Pengayuh dan penumpang becak, serta dua wanita pengendara motor, seketika terkapar di tengah aspal setelah terpental dari kendaraan mereka.

Luka Serius: Penumpang becak dilaporkan mengalami luka-luka yang cukup serius akibat benturan langsung dengan aspal.
Kerugian Materil: Puing-puing kendaraan dan barang bawaan para korban tampak berserakan di sekitar area perempatan jalan.

Warga sekitar bersama pengguna jalan lain yang melihat insiden tersebut langsung bergegas berkumpul untuk memberikan pertolongan pertama. Seluruh korban luka dievakuasi secara mandiri oleh warga dan segera dilarikan ke RSUD Dr. R. Soedarsono (RS Purut) Kota Pasuruan guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.

"Kami berharap kepada seluruh pengguna jalan, terutama yang berkendara di malam hari, untuk lebih ekstra berhati-hati. Meskipun kondisi jalan sepi atau suasana gelap, jangan sampai mengabaikan rambu-rambu lalu lintas karena bisa memicu kecelakaan. Ingat, keluarga menanti di rumah," ujar salah seorang warga yang ikut mengevakuasi korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat telah tiba di lokasi dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga tengah mengamankan barang bukti kendaraan serta mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan kronologi pasti dari insiden tersebut.(Khu/yus)