Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Cegah banjir,Ratusan meter sungai di normalisasi


Pasuruan, Pojok Kiri
Kecamatan Gempol merupakan kecamatan di wilayah kabupaten Pasuruan yang setiap tahun menjadi langgaran genangan banjir saat musim berlangsung lantaran saluran irigasi mengalami pendangkalan. Pemkab Pasuruan dalam hal ini melalui Dinas  Pengairan,Cipta Karya dan Tata ruang menggunakan alat berat dalam melakukan pengerukan khususnya di empat desa empat  desa di yakni  Desa Gempol, Desa Kejapanan, Desa Watukosek,Desa  Winong. 
Kegiatan tersebut di lakukan sejak dua pekan terahir  dan saat ini masih berlangsung.

Masyarakat  yang  tinggal di sepanjang sungai merasa  terbantu sekali dengan kegiatan normalisasi sungai tersebut lantaran sudah bertahun tahun tidak ada  kegiatan normalisasi, kegiatan tersebut juga melibatkan masyarakat, relawan  FPRB serta  perangkat /kepala desa  serta dukungan dari anggota dewan.

Sungai yang di lakukan normalisasi yakni sungai anak Wrati di desa Gempol, dusun Besuki desa Kejapanan, saluran pembuang di Desa Watukosek, dan sungai/saluran  di Desa Winong, selain  kegiatan normalisasi  juga di lakukan pembersihan tumpukkan sampah masyarakat  yang ada di Dusun Pendean Desa Kejapanan dengan melibatkan Dinas lain seperti,BBWS Brantas menyipakan alat berat , DLH armada pengankut sampah.


Kegiatan  normalisasi dan  pembersihan sampah yang di lakukan  oleh Pemkab Pasuruan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat lantaran kegiatan tersebut memberikan  dampak yang cukup  positif dalam upaya pencehanan genangan air banjir  yang kerap menggenani ratusan rumah rumah warga yang  berdekatan dengan sempadan sungai. Untuk panjang sungai yang di kerug  mencapai 2 km  dengan rincian untuk sungai watukosek  1050 meter dan sungai Besuki 800 meter.

Pemkab perbaharap setelah kegiatan normalisasi selesai, maayarakat hendaknya ikut merawat sungai dengan cara tidak membuang sampah "Kami merasa terbantu sekali dengan kegiatan normalisasi.semonggo warga rumahnya tidak lagi tergenang banjir ".jelas anggota FPRB Gempol Akhmad Tolip.(Fii/Yus)