Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Ribuan Warga Nahdliyin Kecamatan Gempol Hadiri Harlah Satu Abad NU di Sidoarjo, Berharap Peroleh Barokah

Rombongan Kaum nahdliyin yang di koordinasi oleh MWCNU Kecamatan Gempol berangkat menuju GOR Delta Sidoarjo untuk menghadiri Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Jam 00.00 WIB,  Senin (6/2/2023).

Pasuruan, Pojok Kiri
Untuk memeriahkan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), jemaah Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Gempol, berangkat ke GOR Delta Sidoarjo, jam 01.00 WIB,  Selasa (7/2/2023).

Ketua MWC NU Gempol Kabupaten Pasuruan, KH. Zunaidi Soleh mengatakan, telah memberangkatkan sekitar 2.112 jemaah, untuk memeriahkan perayaan Harlah 1 Abad NU di Sidoarjo.

"Itu yang tercatat dan terlaporkan, tetapi ada juga jemaah lain yang tidak terlaporkan," ujarnya, Selasa (7/2/2023).

Menurutnya, pemberangkatan jemaah tersebut dilakukan di satu titik lokasi yaitu Jl. Wonoayu dusun Wonoayu, desa Gempol, Kec. Gempol.

"Titik kumpul Semua di area industri jl. Wonoayu, mulai jam 23.00 dan sesuai kesepakatan kita berangkatkan jam 01, 00 WIB. '" Kata Kyai Zunaidi.


Hal yang sama juga di sampaikan oleh sekcam Gempol Hj. Majidah saat akan memberangkatkan jamaah, " semua Jamaah NU dan badan otonom (banom) sesuai dengan basis keanggotaannya mulai dari tingkatan ranting dan anak ranting se-kecamatan Gempol berkumpul disini,  didampingi ambulance dari puskesmas Kejapanan, dan patwal dari Polsek Gempol. Setiap kendaraan diberikan tanda stiker oleh panitia, wajib menggunakan driver, dan wajib mentaati rute yang telah ditentukan, selama dalam perjalanan. Rombongan tidak diizinkan menyalip satu kendaraan dengan yang lain. Kecepatan maksimal 50-60 kilometer per jam dan tetap memprioritaskan kendaraan yang bersifat darurat. "Terang Hj. Majidah. 

Ribuan jemaah tersebut, kata Majidah, diberangkat dengan mengendarai 125 mobil minibus dan  beberapa kendaraan lain.

"Jadi jemaah naik berbagai jenis kendaraan  bus dan sekian Elf tersebut, berangkat dari Gempol menuju Sidoarjo, untuk mensukseskan Harlah 1 Abad NU," katanya.

Hj. Majidah berharap, ribuan jemaah dari Gempol, yang turut serta memeriahkan perayaan 1 Abad NU di Sidoarjo, bisa memperoleh barokah dan manfaat.

"Mudah-mudahan sukses besar, dirahmati, maslahah , barokah dan manfaatnya bisa dirasakan bersama," pungkasnya.


Ditempat yang sama ada beberapa kepala desa Gempol yang turut mendampingi warganya yang berangkat ke Sidoarjo, salah satunya H. Saiful Ma'arif. 

"Ini adalah momentum penting dalam sejarah, dan tidak akan bisa terulang di sepanjang umur saya, dan perlu di ketahui juga, Ini adalah momentum organisasi dan NU akan tunjukkan pada dunia kalau 100 juta kader NU itu benar adanya dan bukan sekadar omongan. Ini organisasi tertata yang bertahan hingga 100 tahun. Momentum organisasi ini penting untuk kita ambil," ujar Gus Arif.

Katib Majelis Wakil Cabang (MWC) NU,  mengingatkan, supaya jamaah tidak salah niat. Karena di sana bukan hanya rekreasi, tetapi diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT melalui pengabdian kepada Nahdlatul Ulama.

"Saya juga ingatkan yang paling penting adalah jangan sampai kegiatan besok mengalahkan sholat kita. Sholat harus dijaga dan jangan sampai kleleran (berantakan. Red)," ujarnya.

Kemudian, ia berharap semoga jamaah diberikan barokah karena berkumpul dengan para Kiai dan Ulama. Semoga diberi keijabahan dan keselamatan.

Selama perjalanan menuju Kabupaten Sidoarjo, rombongan dikawal ketat oleh TNI, Polri dan Satpol PP. Dari kecamatan Gempol. (FII/Yus)