Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Dalam Tingkatkan Kualitas Layanan Kios E-Pak Ladi Pasuruan Dapat Penghargaan dari Tjahjo Kumolo.



Paauruan, Pojok Kiri.
Pasca capaian prestasi yang diraih dalam Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur Tahun 2021 melalui Inovasi Kios e-Pak Ladi, Pemerintah Kabupaten Pasuruan semakin terpacu dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, harapannya mampu mencapai target kinerja yang telah ditentukan sebelumnya.

Kepada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko mengisyaratkan beberapa poin penting. Bahwa raihan penghargaan yang diserah terimakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo kepada Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf pada hari Jumat (19/11/2021) tersebut sebagai pelecut tersendiri untuk kian memaksimalkan eksistensi Kios e-Pak Ladi di masyarakat.    
    
“Harapan kami, beberapa target capaian layanan dengan keberadaan Kios e-Pak Ladi bisa tercapai dengan hasil baik. Diantaranya, target cakupan kepemilikan KTP, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian maupun dokumen kependudukan lainnya,” ucapnya.

Menurut Yudha, ke depannya, tantangan Kios e-Pak Ladi dalam memberikan pelayanan administrasi dokumen kependudukan bukan hal yang mudah. Tetapi juga tidaklah sulit direalisasikan jika pelaksanaannya di lapangan benar-benar dimaksimalkan. Tentunya dengan meningkatkan ketrampilan dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertugas sebagai operator maupun penambahan kapasitas bandwidth.         

“Tentunya tantangan tersendiri bagi kami Dispendukcapil dalam melaksanakan program Kios e-Pak Ladi selanjutnya. Fokusnya adalah bagaimana agar semua Desa dan Kelurahan bisa memberikan pelayanan prima kepada warganya dalam mengurus dokumen kependudukan dengan Kios e-Pak Ladi,” tuturnya dengan nada penuh optimisme.

Ditambahkan Yudha, dengan penambahan kekuatan bandwidth, maka sudah barang tentu akan lebih meningkatkan kekuatan jaringan internet yang dibutuhkan dalam operasional Kios e-Pak Ladi. Terlebih, seluruh Desa dan Kelurahan yang tersebar di 24 Kecamatan ke depannya ditargetkan dapat bersama-sama melaksanakannya.

Diketahui, hingga kini, total terdapat 223 Kios e-PAK LADI yang merupakan akronim dari Pelayanan Kependudukan Langsung Jadi Secara Elektronik tersebut tersebar di Desa/Kelurahan di 24 Kecamatan. Targetnya, tahun depan, seluruh Desa/Kelurahan dapat memiliki dan mengoperasikannya secara maksimal. Kemudahan dalam mengakses layanan beragam dokumen kependudukan sudah jelas tujuan akhirnya. Seperti yang sebelumnya telah diungkapkan oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dalam beberapa kali kesempatan.

“Kehadiran e-Pak Ladi diharapkan bisa mempermudah masyarakat yang akan mengurus dokumen. Meskipun lokasi domisilinya jauh dari kantor Dispendukcapil, sekarang bisa langsung mengaksesnya cukup dari desa tempat tinggalnya. Selain itu juga bisa mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Apalagi dikondisi Covid-19”, jelas Kepala Daerah. (Ony/Eka).