Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

KPU Kabupaten Pasuruan Gelar Rakor Persiapan Distribusi Logistik Pemilu 2024



Pasuruan, Pojok Kiri
KPU Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi Distribusi Logistik dan Kesiapan Pemilu Tahun 2024 untuk memastikan pelaksanaan distribusi logistik dapat berjalan sesuai agenda yang telah direncanakan sesuai ketentuan yang berlaku, selain itu untuk membangun sinergitas antara KPU Kabupaten Pasuruan dengan stakeholder terkait
dalam rangka menjamin distribusi logistik berjalan dengan aman, lancer dan tepat waktu, dan memitigasi resiko dan hambatan yang berpotensi terjadi dalam pelaksanaan distribusi
logistik secara dini, pada tanggal 07 s/d 08 Januari 2024, di Royal Tretes View Hotel and Convention, Prigen, Pasuruan.

Peserta Rapat Koordinasi Distribusi Logistik Dan Kesiapan Pemilu Tahun 2024 berjumlah 156 orang terdiri dari, 12 Stakeholder yang berasal dari, Kejaksaan Negeri, Pasuruan, Polres Pasuruan, Polres Pasuruan Kota, Kodim 0819 Pasuruan, Bawaslu
Kab. Pasuruan, Bakesbangpol Kab. Pasuruan, Satpol PP Kab. Pasuruan, BPBD Kab.
Pasuruan, BMKG Kab. Pasuruan, PT. POS Indonesia Cabang Pasuruan, PLN Pasuruan,
beserta Ketua, Anggota dan Sekeretaris PPK se-Kabupaten Pasuruan.


Acara juga dihadiri Ketua KPU Pasuruan Zainul Faizin, Divisi Teknis Penyelenggaraan Fatimatuz Zahro, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia Suyatmin, Divisi Hukum dan Pengawasan Eriek Zainuri, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Abdul Kholiq, Sekretaris KPU Pasuruan Sherla Rusdianto beserta jajaran sekretariat terkait.

Dalam sambutannya Ketua KPU Pasuruan Zainul Faizin menyampaikan logistik yang saat ini sudah masuk di KPU Kabupaten Pasuruan dalam tahapan pengesetan serta pengepakan sudah selesai 100 persen, dan saat ini tinggal persiapan untuk pendistribusian .

Ia mengungkapkan, diundangnya Forkopimda dan Pemda dalam rakor hari ini dimaksudkan untuk bagaimana semua stakeholder terkait bersinergi dan saling berkolaborasi dalam mempersiapkan logistik yang nantinya akan didistribusikan 22.573 kotak suara, 18.020 bilik suara, ke 24 kecamatan hingga ke 4.505 TPS, dengan memakai 88 armada.

"Dari gudang logistik itu di kawal oleh kepolisian itu sampai PPK di masukkan di gudang PPK, tentu ada polisi, linmas, juga PPK yang juga bertanggung jawab selama logistik itu berada di PPK. Paling sekitar satu dua hari. Setelah itu di geser ke PPS, di PPS juga ada polisi, ada linmas dan juga petugas PPS, termasuk linmas TPS juga bisa di perbantukan untuk menjaga selama berada di desa. Baru nanti kalau ada pergeseran baru jadi tanggung jawabnya KPPS, "ungkap Zainul Faizin.

Selain KPU, pada kesempatan tersebut dari Bawaslu dan unsur Forkopimda secara lugas menyampaikan materi kepada peserta giat sesuai dengan bidang masing masing.

Usai penyampaian materi dari narasumber, moderator kemudian membuka ruang atau sesi diskusi dan tanya jawab antara pemateri dengan peserta rakor. Para peserta nampak antusias menanyakan terkait materi yang diberikan secara bergantian. Terkait cuaca ekstrim, Banjir, Pemadaman listrik, dan keamanan.

Menanggapi pertanyaan peserta, para pemateri juga secara bergantian menjawab sesuai fungsi dan tupoksi masing masing. Lalu lintas sesi tanya jawab berlangsung lancar dan santai serta mendapatkan apresiasi dari semua yang hadir.

Ketua KPU juga mengungkapkan bahwasannya untuk antisipasi kondisi alam, dirinya sudah melakukan surfe di semua calon dari gudang PPK, "Alhamdulillah kondisi terhindar dari hujan, bocor segala macam, "terangnya.


Untuk kondisi TPS yang rawan banjir Faizin meminta, untuk segera mencari alternatif untuk cari relokasi, diutamakan bangunan yang permanen. (Syafi'i/Yus).