PASURUAN, pojok kiri Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandiriannya. Pada Sabtu (15/03/2026), jajaran petugas bersama warga binaan melaksanakan panen raya ikan nila di kolam budidaya yang berlokasi di halaman belakang Rutan Bangil.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan teknis budidaya, tetapi juga menunjukkan semangat produktivitas yang terus dipupuk di balik jeruji besi.
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, didampingi jajaran pejabat struktural, pegawai, serta sejumlah warga binaan yang selama ini bertugas mengelola kolam tersebut. Dalam panen kali ini, Rutan Bangil berhasil mengangkat sekitar 100 kilogram ikan nila siap konsumsi.
Suasana kebersamaan terlihat kental saat petugas dan warga binaan bahu-membahu menarik jaring. Hasil panen yang melimpah ini merupakan buah dari konsistensi perawatan dan manajemen kolam yang dilakukan secara mandiri oleh para warga binaan di bawah pengawasan petugas.
Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menegaskan bahwa program budidaya ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata di bidang perikanan. Harapannya, keterampilan ini menjadi modal berharga bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat kelak.
“Kegiatan ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat. Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa tahanan, tetapi juga memperoleh keterampilan yang berguna dan menumbuhkan semangat produktif untuk masa depan mereka,” ujar Yanuar.
Selain aspek ekonomi dan keterampilan, program ini menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan kerja sama antara petugas dan warga binaan melalui kegiatan yang positif. Dengan adanya program kemandirian seperti ini, Rutan Bangil bertransformasi menjadi tempat pembelajaran yang adaptif bagi para penghuninya.
Hasil panen ini rencananya akan dikelola lebih lanjut, baik untuk pemenuhan kebutuhan pangan internal maupun sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.(Khu/yus)
