PASURUAN PojokKiri.com — Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menghadiri upacara pemberangkatan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon Kavaleri 8/NSW/2 Kostrad. Upacara pelepasan prajurit yang akan bertugas di wilayah Kalimantan Utara sektor timur ini berlangsung khidmat di Markas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Kabupaten Pasuruan, Minggu (30/8/2026).
Upacara pemberangkatan dipimpin langsung oleh Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si. Turut hadir jajaran pejabat utama Divif 2 Kostrad, di antaranya Kasdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Septa Viandi Dwi Putra, S.IP., M.Han., Danbrig 9/2 Kostrad Kolonel Inf Roliyanto, S.I.P., M.I.P., serta Danmen Armed 2/Kostrad Kolonel Arm Rohmadi, S.Sos., M.Tr.(Han).
Jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan juga tampak hadir mendampingi, seperti Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo, unsur TNI-Polri, tokoh agama, purnawirawan, hingga perwakilan instansi terkait.
Dalam keterangannya, Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko menegaskan bahwa penugasan pengamanan perbatasan negara merupakan sebuah amanah kehormatan tertinggi bagi prajurit TNI.
"Prajurit yang diberangkatkan tidak hanya dituntut menjaga keamanan wilayah perbatasan negara, tetapi juga wajib memberikan teladan bagi masyarakat setempat melalui sikap disiplin, humanis, dan profesional," ujar Letkol Boga.
Ia juga berpesan kepada seluruh personel Satgas Pamtas agar senantiasa menjaga soliditas, mengutamakan faktor keamanan, serta memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI selama bertugas.
"Berangkatlah dengan tekad memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Jaga diri, jaga rekan, jaga kehormatan TNI, serta laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan. Semoga seluruh rangkaian penugasan berjalan aman dan sukses hingga kembali ke satuan," pungkasnya. (Chu/Yus)
