Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Dengan Keterbukaan Publik Dalam Prosespenyelengaraan pemerintahan, Desa Kepulungan Maju Pesat



Pasuruan, Pojok Kiri
Pemberian layanan yang lebih cepat, transparan dan akuntabel telah menjadi perhatian, bukan saja oleh organisasi swasta, tetapi juga bagi penyelengaraan layanan di organisasi pemerintah, termasuk pemerintah desa Kepulungan. Sesuai undang undang no 6 tahun 2014 pemerintahan desa dituntut adanya keterbukaan, akuntabilitas, profesional, partisipatif, efektif dan efesien dalam prosespenyelengaraan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan pada masyarakatnya.

Begitu juga jika merujuk UU no 14 Tahun 2008 tentang
keterbukaan informasi publik, Pemerintah Desa sebagai badan publik dituntut adanya transparansi. Pemerintah desa harus mampu mengelola
dan memberikan layanan informasi pada publik.

Usai di Lantik Didik Hartono beserta jajaran perangkatnya bisa membangun desa Kepulungan dengan transparan, partisipatif, dan informatif dan berkelanjutan.


Menurutnya, Dengan diimplementasikannya keterbukaan informasi publik di tiap penyelenggaraan pelayanan publik, yang ada di desa Kepulungan, setidaknya akan berdampak secara internal maupun eksternal. 

Dengan terbukanya informasi, Secara internal, dapat mengurangi, hingga akhirnya diharapkan dapat menghilangkan potensi penyalahgunaan kewenangan.

Dan secara eksternal, dampak keterbukaan informasi publik kalau dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, maka akan berdampak pada meningkatnya mutu pelayanan kepada masyarakat, dengan harapan ada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.

Cofid 19/Corona, semua anggaran difokuskan pada penanganan wabah Corona. Namun Didik Hartono tidak putus asa, ia gali bumi Pulungan, cikal bakal destinasi wisata desa Sumber Panas Wong Pulungan di era negara kena wabah Corona.

Usai COVID-19, tak menjamin di masa depan wabah penyakit baru tak muncul. Karena itu indikator ketahanan pangan harus di tingkatkan, Karena sebuah pandemi bakal berujung kepada krisis pekerjaan, muncul pengangguran karena kegiatan ekonomi dipaksa berhenti. Kedua, masalah ketersediaan pangan. Ketiga, ketahanan kesehatan.

Postur Ketahanan Pangan di desa itu mulai bergulir di tahun 
2022 setelah Pandemi, bukan tahun 2020. Munculnya permendes tahun 2022, muncul ketahanan pangan. 

Gayung bersambut, dampak pengalian potensi desa Sumber panas wong Pulungan mampu menangani dampak kiris Pandemi, di desa-desa lain kesulitan mencari sumber PAD, Desa Kepulungan justru Panen PAD.

Tidak hanya pengembangan wisata Pulungan, Didik Hartono juga memprogramkan 
Ketahanan pangan seperti, pertanian, peternakan, perikanan dan UKM melalui Musrembang mulai tingkatan dusun, desa, kecamatan dan kabupaten.

Tetap tidak meninggalkan transparansi publik, tiap kali melakukan kegiatan ia selalu menggandeng Media, baik di lapangan ataupun saat musyawarah desa. Tidak hanya itu, pemdes Kepulungan juga melakukan melalui Baliho, papan informasi, media cetak. Ini semua sudah kita lakukan. 

Carik Kepulungan juga menyampaikan bahwa selama ini LKPJ di laksanakan tepat waktu dan di terima oleh BPD, dilaporkan pada kecamatan.

"LKPJ selama ini tepat waktu dan di terima oleh BPD, lanjut Tingkat kecamatan LKPJ diterima. Berarti kan sudah memenuhi regulasi, sambil menunjukkan bukti LKPJ tahun 2023 sudah di terima dan di tandatangani oleh BPD. "tutur Fahrudin Carik Kepulungan pada jurnalis Pojok kiri Senin (1/7/2024) di ruang kerjanya. 

Desa Kepulungan merupakan desa yang dalam pelaporan transparansinya tercepat di kecamatan Gempol, terbukti yang mengawali pemasangan bener LKPD lebih awal di banding desa-desa yang lain hanya desa Kepulungan.

"Mulai awal, usai penetapan , bener ini saya tempelkan, supaya segera saya laporkan ke kemendes.go.id .supaya pemerintah desa Kepulungan mendapatkan tunjangan kinerja. Jujur saja selama tiga tahun ini, berturut-turut pemerintah desa Kepulungan mendapatkan tunjangan tersebut. 

Tunjangan ini selain laporan ke Kemendes dengan tepat waktu, juga tidak lepas dari pengembangan potensi desa, wisata sumber air panas. Kedua ketahanan pangan, dan ketiga penyaluran BLT dengan tepat waktu, dan pelaporannya langsung ke kemendes.go.id

Tunjangan kinerja senilai Rp. 264juta selama tiga tahun ini terus kita terima (tambahan dana desa untuk yang lain), penghargaan dari Kemendes, dan Kepulungan selalu mendapatkan.

Dengan adanya prestasi ini Pemerintah desa Kepulungan akhirnya mampu memaksimalkan dari 8% sampai 10% dari total anggaran Dana Desa, menjadi 25%. Sehingga penerima BLD itu mencapai sampai 80 orang. 

Perlu di ketahui, satu satunya Ketahanan Pangan untuk Pertanian, Peternakan, baik kambing maupung unggas, di wilayah desa Kepulungan sampai saat ini masih berjalan dan bahkan mengalami pertumbuhan. Meski ada beberapa desa lain kerap kali ketahanan pangannya tak membekas sama sekali, bahkan banyak yang mangkrak dengan pelaporannya yang tidak jelas.

"Saat ada monitoring dari DPMD, Ternak kambing masih jalan, ternak bebek masih jalan bahkan bertelur banyak, terproduksi dengan berkelanjutan, sampai sampai mantri yang meninjau terheran heran, "ungkap Fahruden. 

Salain itu menurut Sekdes Kepulungan, "Ibu-ibu kader Se-desa Kepulungan di ikutkan BPJS tenaga kerja, sejumlah 65 orang. Selain mendapatkan BPJS tenaga kerja, mereka di maksimalkan. Debelumnya perbulan Rp. 10 ribu, kini menjadi Rp. 100 ribu perbulan setara dengan Honor RT.

"Karena tugasnya posyandu itu sangat berat, acara di desa, di dusun, dan penanganan stanting, kalau hanya dikasih 10 sampai 30 ribu, kan ngak masuk akal. Di banding RT-RW, terkadang kalau kita minta ke balai desa saja ogah ogahan, "tambahnya.

Menurut Fahruden nggaran BPJS tenaga kerja ini di ambilkan dari PAD, perbulan senilai Rp. 767 ribu dari seluruh kader.

"Kita sudah memaksimalkan, bagaimana perangkat, BPD, Kader PKK, Kader Posyandu, RT, RW, sudah kita upayakan, masih saja kita di nilai jelek. PAD desa terus kita tingkatkan, supaya pembangunan di wilayah desa Kepulungan cepat teratasi.

"Saya juga heran, masyarakat yang manaenilai Kepulungan itu tidak transparan. Program ketahanan pangan untuk petani, pemberian bibit unggul dan pupuk, akhirnya petani Kepulungan bisa panen raya. Juga ternak Ikan Lele yang ada di dusun Tamanan. Bahkan ternak lele yang ada di dusun Tamanan menjadi percontohan kabupaten Pasuruan.(Syafi'i/yus)