Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Tingkatkan Semangat Ibadah, Pemdes Bulusari Gelar Tarling bersama Ranting NU



Pasuruan, Pojok Kiri
Ramadhan merupakan bulan istimewa. Selain merupakan waktu yang dipilih oleh Allah untuk menjadi waktu turun firman-Nya. Ramadhan juga merupakan waktu dilaksanakannya rukun Islam yang keempat yaitu puasa, yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim di dunia.

Dibulan romadhon ini pemerintah desa Bulusari beserta Ranting NU desa Bulusari, memasuki hari yang 13 tarling yang ke 5 di masjid Jami' Baitur-Rohmah, dusun Blimbing , dilanjutkan di Masjid masjid di seluruh wilayah Desa Bulusari Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, Sabtu (23/3/2024) malam.

Kelapa Desa Hajah Siti Nurhayati dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tarling ramadhan merupakan program tahunan yang diadakan rutin agar jajaran pemerintahan desa bisa lebih dekat dengan masyarakatnya. "Ini juga sebagai salah satu cara membangun silaturahmi kami dengan warga serta melihat langsung kondisi dusun sehingga kami menyampaikan program-program pembangunan desa," ujar Kades.


Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan skala prioritas pembangunan desa Bulusari masih fokus pada taman Suci dan Pasar desa Bulusari, berikut Pajak Bumi bangunan di bawah Rp.20ribu di tanggung pemerintah desa Bulusari, sesuai janjinya.

" Alhamdulillah Blimbing selalu eksis. Program desa tahun ini tetap fokus taman suci dan pasar desa Bulusari. Program pajak di bawah Rp. 20ribu dan wakaf-wakaf untuk masjid tetap kita programkan, "Ujarnya.

Dia juga akan tetap memberikan pelayanan publik yang maksimal dan bermutu kepada seluruh masyarakat Bulusari. 

"Insyaallah kami terus memberikan pelayanan terbaik dan terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat Bulusari," jelasnya.

Siti Nurhayati juga mengingatkan masyarakat agar kembali utuh menjaga dan memperkuat ukuwah, “Beberapa waktu lalu kita menyelenggarakan Pemilu, yang tentunya memunculkan berbagai perbedaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu pada momentum Ramadhan ini mari kita kesampingkan segala perbedaan dan saling memaafkan. Kita perkuat kembali silaturahmi dan ukhuwah Wathoniyah dan Basyariah. Kita harus kembali bersatu untuk menata hidup yang lebih baik. Berjuang dan bekerjasama dan hidup damai seperti sedia kala," kata nya.

Sementara itu, Kasun Blimbing, Abah Atim menghimbau kepada warganya agar menjaga anak-anak supaya tidak keluar rumah. Hal tersebut bertujuan meminimalisir dan mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja di bulan Suci Ramadan.

"Ya, mudah-mudahan anak muda kita jangan sampai terpengaruh oleh ajakan ajakan negatif. Saya apresiasi kepada anak-anak saya remaja masjid Jami' Baitur-Rohmah (Remas) yang mau mengisi bulan suci ramadhan ini dengan kegiatan-kegiatan positif di masjid, "paparnya.

Sebelum dilakukan witir. Kajian kultum oleh Ust. Muhammad Sukron dengan tema hikmah puasa di dalam puasa.

Menurutnya ada banyak hikmah dibalik disyariatkannya puasa, di antara hikmah tersebut disebutkan oleh Syekh Muhammad Ali As-Shabuni dalam kitabnya, " cendekiawan dan ulama mengetahui rahasia hikmah dibalik disyariatkannya puasa. Mereka menemukan banyak faidah dan rahasia di dalamnya. Dikuatkan juga oleh para pakar kesehatan yang melihat bahwa dalam puasa terdapat penanganan dan penjagaan yang baik, juga obat yang paling mujarab bagi banyak penyakit pada tubuh yang tidak dapat ditangani kecuali oleh penjagaan sempurna, serta memutus dari makan dan minum untuk beberapa waktu”. Isi Tausiyah. (Syafi'i/Yus)