Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

SDN 1 Bulusari; Dengan Pesantren Kilat akan Terbentuk Karakter Siswa Yang Berahlakul Karimah



Pasuruan, Pojok Kiri
Pesantren kilat merupakan kegiatan yang lazim dilakukan sekolah dalam rangka mengisi bulan Ramadhan atau liburan sekolah. Tujuannya adalah agar menjadikan peserta didik lebih paham nilai-nilai keagamaan, tambahan iman serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

SDN 1 desa Bulusari kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, menggelar pesantren kilat selama 3 hari.Diawalai dengan kegiatan mengaji juz 30 yang dipimpin oleh guru agama Islam. Materi dilanjutkan dengan belajar tentang Rukun Iman, Rukun Islam, Malaikat dan tugasnya serta pengenalan nama-nama Nabi dan Rasul Allah SWT.

Menurut Kepala sekolah SDN 1 desa Bulusari, Abdul Rohman, pesantren kilat penting dilaksanakan oleh setiap sekolah yang mayoritas Muslim karena memori anak kecil tentang kegiatan sekolah di luar duduk belajar di dalam kelas akan lebih terkenang saat dewasa. “Misalkan saja mengikuti siaga, lomba-lomba, perkemahan sabtu-minggu dan pesantren kilat yang dilaksanakan” kata kepala sekolah, Sabtu (30/3/2024).


Pesantren kilat bukan hanya kegiatan seremonial tahunan saja dan berlalu begitu saja, akan tetapi bagaimana kegiatan pesantren kilat ini dapat memberikan pendidikan karakter siswa Karenanya selama kegiatan mereka memperoleh materi berupa kedisiplinan, Puasa, shalat dan Fiqih, dan Tajwid, sehingga terbentuk akhlak yang baik atau akhlaqul karimah dalam diri peserta didik.

Ada 3 tujuan dari pesantren kilat, menurut kepala sekolah, salah satunya menanamkan nilai-nilai keagamaan, dan tambahan iman. Yang kedua membentuk karakter, Budi pekerti yang baik. Yang ketiga supaya anak-anak dibulan puasa ini terbuka hatinya. Anak-anak biar bisa merasakan bahwa di sekelilingnya masih banyak orang-orang yang dibawah kita, yaitu membentuk kepedulian dengan cara bagi-bagi takjil.

Meskipun cukup singkat lewat kegiatan pembentukan karakter tersebut , kepala sekolah mengharapkan siswa bisa mengamalkan ilmu yang didapat pada kegiatan tersebut selama di sekolah maupun bermasyarakat Pada Umumnya.


"Ini merupakan pembelajaran anak-anak. Kelak kalau dewasa, anak-anak ini menjadi orang yang peduli dan berbudi pekerti yang baik, "ungkapnya.

Abdul Rohman menjelaskan, ada tiga (3) guru agama yang salah satunya mendapatkan juara satu (1) metode pembelajaran kelas tingkat kabupaten Pasuruan. Atas prestasinya ia memberikan apresiasi kepada guru prestasi dalam bentuk uang (bonus).

"Apalagi guru agama SDN1 Bulusari, 3 guru agamanya pinter-pinter, bahkan kemarin juara satu metode pembelajaran di kelas se-kabupaten Pasuruan yaitu Ibu Fitriyah, "Ucap kepala sekolah.

Hal serupa juga disampaikan ketua komite , Habib, bahwasannya perlu adanya sinergitas antara wali murid, "istilahnya guru menyampaikan dan memberikan materi pembelajaran, wali murid tidak mendampingi yaa percuma, "ucapnya.

Lebih lanjut, Habib mengungkapkan bahwa ini akan sukses apabila ada dukungan lingkungan, keluarga yang ikut memantau dan mengawasi proses anak-anak di rumah.

Habib berharap, kegiatan ini bisa jadi ivent tahunan, bisa dilaksanakan tiap tahun seperti ini, "tentunya dengan kegiatan ini proses pembelajaran anak yang sudah dilaksanakan itu bisa diterapkan di lingkungan rumahnya, "pungkas Habib. (Syafi'i/yus).