Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pasar Romadhon Dusun Raos, Sajikan Berbagai Makanan Murah Meriah



Pasuruan, Pojok Kiri
Pasar Ramadan menjadi sajian menu alternatif bagi warga untuk berbuka puasa selama menjalani ibadah di bulan suci ini. Salah satu pasar Ramadhan terkenal sudut kecamatan Gempol yang sampai saat ini masih bertahan di sepanjang jalan dusun Raos Baru, desa Carat Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan.

Berikut penyusuran jurnalis Pojok Kiri. Setiap tahunnya, keadaan pasar Ramadan Raos Baru yang selalu ramai diminati warga adalah di sepanjang Jalan Dusun Raos, pantauan Pojok Kiri pada pukul, 16.00 WIB pasar yang terletak sudut Kecamatan Gempol Sisi Utara Barat ini, tempatnya sangat strategis, turunan dari jalan Alteri ke selatan , berbatasan dengan dusun Warurejo desa Kejapanan. Kalau lewat dari sisi selatan begitu menuruni jalan Dusun Raos Baru akan kita jumpai Gapura buatan bertuliskan Pasar Romadhon dusun Raos Baru.


Pedagang musiman dan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi sasaran utama untuk membuka stan di sepanjang jalan dusun Raos Baru, pelaku UKM diharapkan bisa mengembangkan usahanya hingga lebih dikenal oleh masyarakat.

"Dari dulu, tiap tahun Masyarakat memanfaatkan momen bulan puasa ini dengan berjualan aneka jajanan dan makanan untuk buka puasa, "tutur Kepala desa Carat, Achmat Fatoni.

"Tempat ini selalu ramai dikunjungi, karena menunya bervariasi banyak pilihannya, " kata Susi pembeli di lokasi.

Pasar Ramadhan di tempat ini menjual makanan dan minuman, mulai dari berbagai macam kue, sajian makanan dari berbagai daerah, hingga minuman yang akan memuaskan dahaga. Harga nya pun berfaritif dari yang termurah Rp 2.000,- hingga Rp 15.000,- tergantung farian rasa dan jenisnya. 

"Yah, macem-macem, saya jual pisang ijo dan es macem-macem rasa, dari harga Rp. 3.000,- an, lumayan selama Ramadhan ini bisa buat beli baju lebaran, " celoteh Mak Jaa .

Murah meriah dan banyak pilihan inilah potret pasar Ramadhan dusun Raos Baru, siapa mau mencoba silahkan datang ke lokasi tersebut, dijamin menggugah selera. 

Pengunjung juga dapat membeli aneka es, jajanan kaki lima, korean food, kue tradisional, cake, gorengan, dan lauk-pauk, cilok, cireng, zuppa soup, angsle, es campur, es degan, brengkesan, Botokan, sayur SOP, beningan, dan makanan berat mie pangsit, bakso, dan jasuke. 

Menurut Kepala desa Carat, Pelaksanaan pasar ramadhan atau pasar takjil yang sudah berjalan secara alami tiap tahun ini merupakan peluang baru bagi kemajuan pembangunan desa di bidang ekonomi. Tidak hanya itu, bukan hanya takjil dan sajian menu berbuka puasa.

 “Semoga pasar Ramadhan ini bisa membantu menaikkan ekonomi masyarakat dan bisa berlangsung terus hingga tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.(Syafi'i/yus).