Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Mayoritas fraksi DPRD sepakat gulirkan interplasi soal mutasi



Pasuruan, pojok kiri

Proses mutasi yang di lakukan oleh PJ Bupati Pasuruan Dr Andriyanto pada Senin (26/02) mendapat kritikan keras dari semua fraksi yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan,tak tanggung tanggung ,para wakil rakyat di gedung Raci bahkan terang terang siap perang terbuka melalui jalur politik


Mereka juga siap menggunakan hak interpelasi atas kebijakan Pemerintah Daerah (Pemkab) yang melakukan mutasi lalu yang di duga ada yang salah khususnya 4 ASN di lingkungan sekretariat dewan

Fakta itu terungkap usa rapat antara DPRD Kabupaten Pasuruan yang di hadiri mayoritas Pimpinan dan fraksi fraksi dengan tim Badan Pertimbangan Kepangkatan dan Jabatan (Baperjakat) di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (28/2/2024).

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Pasuruan Rusdi Sutedjo mengatakan, semua anggota Fraksi Gerindra siap menandatangani usulan penggunaan hak interpelasi terkait mutasi jabatan yang baru saja dilakukan Pemkab Pasuruan.

Dia menduga, dan mensinyalir ada sesuatu yang tidak beres dibalik mutasi jabatan 55 pejabat baik itu tingkat eselon II, III dan IV kemarin. “Kami sudah siapkan langkah sesuai tupoksi dewan yakni melakukan interpelasi,” katanya.

Apa yang diutarakan Fraksi Gerindra itupun diamini Fraksi PDI Perjuangan. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi mengaku juga siap mengusulkan hak interpelasi terkait mutasi.

“Kami dari PDI Perjuangan juga siap menggunakan hak interpelasi ini. Kami ingin meminta keterangan Pemkab terkait dengan kebijakan mutasi dan ini menyangkut masyarakat kuas,” katanya.

Ketua Fraksi PKB Samsul Hidayat mengatakan hal yang sama. Ia kecewa karena mutasi yang dilakukan ini seolah - olah teman- teman eksekutif tidak mau mengajak komunikasi DPRD.

“Saya juga kaget, kok ada pendamping Komisi II yang dimutasi,kita tidak di ajak ngomong ,sehingga mengganggu tugas kerisalahan, ,” paparnya.

Dia mengatakan, sejatinyapendamping itu kinerjanya bagus. Jadi, tidak ada alasan apapun untuk memindahkannya dari posisinya sekarang. Dampaknya, stabilitas di internal komisi terganggu akibat mutasi yang asal - asalan ini.

“Saya mohon yang dimutasi ini dikembalikan semua. Kinerja beliau itu luar biasa. Saya, sebagai Ketua fraksi PKB siap mendukung interpelasi, ataupun hak angket. Kami siap menggunakan hak itu,” imbuhnya.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengingatkan, sebaiknya Pj Bupati Pasuruan melaksanakan tugas dan fungsinya. Melakukan tugasnya dengan baik dan fokus bekerja.

“Saya kira jangan banyak gaya, banyak tingkah dan banyak ulah sehingga menghasilkan kebijakan atau keputusan yang membuat kegaduhan. Seharusnya dijaga situas dan kondusifitas,” tambahnya.

Terpisah,Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko yang di temui iya menjelaskan bilamutasi kemarina sudah sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Ada karena uji kompetensi atau pertimbangan baperjakat.

“Yang jelas, apa yang kami lakukan ini sesuai dengan mekanisme yang ada. Karena, kami juga sudah koordinasi dengan KASN, BKN dan Kemendagri. Tentu, nanti akan kami sampaikan semuanya,” tutupnya.(h/yus)