Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Akhirnya Jembatan Ngipik di Resmikan, Setelah 3 Tahun Terputus



Pasuruan, Pojok Kiri
Dengan Rahmat Allah Jembatan Ngipik desa Sumbersuko Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan akhirnya di resmikan oleh PJ Bupati Pasuruan Dr. Andriyanti, SH. M. Kes. Senin (18/12/2023).

Perlu diketahui jembatan Ngipik ambruk saat wilayah Sumbersuko diguyur hujan lebat. Beberapa saat hujan volume air sungai yang melintas di bawah jembatan pun meninggi. Lalu tiba-tiba, jembatan pun patah dan ambruk Sabtu (13/3/2021) lalu, apalagi kondisi penyangga tengah sudah krowak, sehingga untuk mengantisipasi kejadian yang sama, pembangunan jembatan saat ini tanpa pilar.

Dalam penandatanganan
prasasti jembatan itu,
Andriyanto menyematkan nama baru, yakni Jembatan Nurul Ngipik.


"Kalau ada banjir lagi, insyaallah aman. Kita juga tambahkan kata Nurul yang berarti cahaya.
Harapannya terus bercahaya dan membawa banyak kemashalatan bagi warga, "ungkapnya.

Keberadaan jembatan Ngipik yang sangat penting merupakan jalan penghubung antara Desa Sumbersuko di Kecamatan Gempol dengan Desa Tawangrejo Kecamatan Pandaan.

Melalui proses panjang Pertama, di 2021. Lewat
kementerian PUPR. Hasilnya gagal. Lalu yang kedua 2022 melalui BNPB. Nasibnya juga sama, gagal terealisasi. Terakhir,
di 2023 lewat anggaran APBD dan langsung disetujui DPRD Kabupaten Pasuruan.

" Alhamdulillah pada akhir tahun 2023 sudah jadi. Saya melihat ini betul-betul bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat desa Sumbersuko dan juga desa-desa yang lain, karena jalan ini merupakan akses yang lebih mudah, "Ungkap PJ Bupati Pasuruan Andriyanto usai menandatangani prasasti.


Pembangunan Jembatan yang menelan anggaran 2,2 milyar itu tuntas pada pekan lalu. Bahkan warga langsung memanfaatkan jembatan tersebut.

"Sebenarnya jembatan ini bisa dioperasionalkan, siapapun roda 2, roda 4 bisa jalan, tetapi ini belum paripurna, alangkah lebih kuat kalau ada tambahan paranet, Insya Allah sudah di anggarkan, "terangnya.

Menurut Andriyanto pembangunan itu relatif lebih mudah karena kuasa ada anggaran, tetapi bagaimana merawatnya, mangkanya perlu adanya inovasi-inovasi, " bisa jadi pada malam hari di bangun sedemikian rupa oleh desa sebagai ajang promosi, "tambahnya.

Keberadaan jembatan ini cukup vital. Karena menghubungkan dua desa di dua kecamatan (Gempol-Pandaan). Sebelum jembatan ini rampung, warga harus rela memutar sejauh 2 km.

Hal yang sama juga di sampaikan Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, "memang apa yang dikatakan kepala dinas, Pak Bupati, kita mencoba komunikasi dengan anggota yang lain untuk mencukupi anggaran, tahun 2024 ada tambahan anggaran untuk parapet (sandaran dinding) Jembatan Ngipik , "Jelasnya.

Inovasi yang disampaikan PJ Bupati menurut Samsul Hidayat perlu di sambut baik, bagaimana Sumbersuko ini bisa memanfaatkan jembatan ini sebagai view untuk peningkatan UMKM atau inovasi yang lain.

"Contohnya kemarin di pasang lampu-lampu tampak bagus, tempat jagongan malam hari untuk keamanan, sebagai wahana baru, juga bisa men-support view yang ada di wisata view Desa Sumbersuko, ” tutupnya.(Syafii/Yus).